logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 30 September 2005 OLAHRAGA
Line

75 Persen Pemain PSIS Layak Dipertahankan

SEMARANG-Prestasi PSIS yang berhasil merebut juara III Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2005, cukup membanggakan. Meski materi pemainnya tidak bertabur bintang, fighting spirit, kerja sama dan kekompakan mereka baik. Karena itu, layak bila 75% pemainnya dipertahankan.

''Siapa pun manajer tim tahun depan, 75 % dari pemain yang ada sekarang patut dipertahankan. Mereka punya kontribusi berarti dalam meraih juara III di kompetisi tahun ini,'' ujar Wakil Manajer Tim Setyo Agung Nugroho, Rabu lalu. Para pemain yang dipertahankan itu merupakan kerangka tim Mahesa Jenar lalu. Sedangkan pemain yang dinilai kurang efektif akan dilepas. Sebagai gantinya, pelatih terpilih nanti bisa merekrut pemain-pemain potensial untuk menutupi kelemahan dan kekurangan tim musim ini.

''Banyak pemain muda Semarang yang potensial. Mereka harus ditampung di PSIS musim depan. Bagaimana pun mereka merupakan aset Semarang. Meski demikian, pemilihan pemain nanti tetap harus diserahkan kepada pelatih. Sedangkan manajemen hanya bisa sebatas memberi masukan-masukan saja,'' ungkap mantan Manajer Tim PSIS Yunior 2004 itu.

Kelemahan

Dilihat dari perjalanan selama KLI XI, menurut Agung, di beberapa sektor masih terdapat kelemahan. Di antaranya adalah sayap dan striker. Harri Saliburi yang biasa menempati posisi sayap kiri belum ada pengganti sepadan. Sedangkan di lini depan, jika Emmanuel de Porras absen, belum ada pemain yang mampu menggantikan, meski Indriyanto Nugroho dan Khusnul Yaqien juga relatif tajam.

Beruntung, para pemain muda Semarang yang bergabung dalam timnas U-20 dan dititipkan ke Persiba Bantul sudah bisa ditarik ke PSIS kembali. Mereka antara lain Denny Rumba, Yusuf Sutan Mudo, Ahmad Yaini, Asep, Taufik, dan Prananda Aditya. Pemain tersebut dinilai bisa menutup kelemahan yang ada di pasukan Mahesa Jenar saat ini.

''Yusuf dan Rumba merupakan pemain sayap yang andal. Itu berarti tandem untuk Harri dan Ridwan sudah ada. Selain itu, mantan pemain timnas U-20 asal Semarang lainnya juga akan tak kalah kualitasnya. Mereka sudah berpengalaman berlaga di Divisi I waktu membela Persiba lalu,'' terangnya.

''Kalau pun butuh tambahan pemain, prioritasnya nanti hanya sektor lini depan. Itu untuk mengantisipasi jika Porras pindah ke klub lain,'' imbuh Agung. Lebih lanjut Agung mengemukakan manajemen tim saat ini masih fokus menyusun laporan untuk disampaikan kepada pengurus. (H13-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA