logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 30 September 2005 NASIONAL
Line

Anggota Fraksi PDI-P Dipersilakan Turun ke Jalan

JAKARTA- Rapat internal Fraksi PDI-P DPR yang tertutup di Ruang Komisi Anggaran DPR, Kamis kemarin, sempat diwarnai perdebatan sengit antara Panda Nababan dan Jacobus Mayong Padang. Perdebatan itu terjadi sebelum rapat resmi.

Pihak Yakobus bersikeras dengan komitmen fraksi. Yaitu, jika fraksi kalah dalam rapat paripurna pengambilan keputusan mengenai kenaikan harga BBM, maka konsekuensinya harus turun ke jalan bersama-sama rakyat yang menolak BBM. Karena itu, sebagai pimpinan sidang, pihaknya minta hal itu diputuskan dalam rapat internal lebih dahulu. Namun Panda berpendapat, fraksi harus tetap di parlemen, sedangkan anggota fraksi terserah masing-masing.

Namun Panda Nababan kepada pers di Jakarta mengatakan, tidak ada kubu yang pecah dalam menyikapi penolakan BBM ini. Dia mengakui, terjadi perbedaan persepsi dengan Yacobus soal demo BBM.

''Rapat memang memutuskan, mempersilakan masing-masing atau pribadi-pribadi anggota Fraksi PDI-P untuk turun ke jalan. Kalau fraksi secara kelembagaan harus tetap di parlemen. Kan lucu juga, masak turun bawa bendera fraksi. Itu tidak mungkin,'' katanya.

Menurut Panda, Yacobus meminta fraksi langsung turun ke lapangan. Namun hal itu tidak bisa dilakukan. ''Sekalipun Ario Bimo dan Permadi mungkin sudah di lapangan, hal itu tidak bisa dilakukan,'' ujarnya. Jacobus Mayong Padang yang kecewa akibat tidak boleh turun ke jalan dengan menggunakan nama fraksi mengatakan, sebetulnya pada saat sepenting ini, fraksinya harus turun bersama-sama rakyat.(sas-49t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA