logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 September 2005 PANTURA
Line

Perbaiki Kebijakan, SMPN 1 Sebar Angket

KAJEN - Transparansi penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah sudah menjadi keharusan. Ada atau tidak bantuan operasional sekolah (BOS), sekolah seharusnya terbuka kepada orang tua siswa. Pernyataan itu ditandaskan Kepala SMPN I Kajen Drs Kelik Suwarno.

Dia mengungkapkan, hal yang terpenting itu bukan sedikit atau banyak jumlah anggaran, melainkan bagaimana proses pengambilan kebijakan bisa mengikutsertakan komite sekolah dan orang tua siswa.

Untuk membudayakan transparansi sekaligus menjawab aspirasi masyarakat, SMP I Kajen menggelar angket tentang kebijakan sekolah. Angket itu akan dibagikan kepada orang tua siswa.

"Orang tua atau wali siswa bisa memberikan masukan, kritik atau komentar soal kebijakan sekolah," tandasnya.

Tak Perlu Takut

Mereka bisa memberikan masukan terhadap seluruh kebijakan sekolah, baik tentang kegiatan pembelajaran, pengadaan sarana-prasarana, ekstrakulikuler maupun penegakan disiplin sekolah. "Angket ini serius dan bukan basa-basi karena kami benar-benar akan menggunakan sebagai bahan masukan untuk memperbaiki kebijakan sekolah," tandasnya.

Orang tua atau wakil siswa juga tak perlu takut karena apa pun komentar atau kritiknya, tidak akan mempengaruhi siswa.

"Orang tua bisa mengisi apa pun, bahkan menghujat. Sebab, mereka tidak harus menulis identitas diri dalam angket tersebut,"paparnya.

Kelik yakin dengan membuka keran komunikasi dan membudayakan transparansi, akan muncul rasa kepemilikan dan pengertian dari orang tua.

Pada akhirnya, para orang tua akan menyadari arti penting kebersamaan dalam memajukan sekolah. (G16-52m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA