logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 September 2005 MURIA
Line

Puluhan Balita Belum Diimunisasi

REMBANG - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang berhasil mengimunisasi lebih 46 ribu bayi pada PIN II. Hingga hari kedua kemarin, jumlah balita yang belum diimunisasi diperkirakan hanya mencapai jumlah puluhan saja.

"Kami telah menerjunkan tim yang secara door to door untuk menelusuri keberadaan balita yang belum diimunisasi tersebut," kata Kepada DKK dokter Agus Setiyohadi MKes.

Menurut Agus, kemarin pagi jumlah balita yang belum diimunisasi mencapai 900 anak. Tapi menjelang siang, jumlahnya menyusut drastis dan tinggal puluhan balita saja.

"Kami telah mendapatkan data balita di Rembang dari PIN I. Jadinya tidak akan susah untuk menemukan balita yang belum diimunisasi," tutur Agus.

Selanjutnya dia mengatakan, hingga kemarin DKK bersama pengamat dari Badan Kesehatan Dunia PBB belum mendapatkan temuan adanya balita yang terkena efek dari pemberian imunisasi PIN.

"Mudah-mudahan, semuanya berjalan lancar-lancar saja dan tidak ada efek khusus," katanya.

Flu Burung

Sementara itu ketika ditanya mengenai kasus flu burung, Agus mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya satu kasus pun di daerah itu. Hanya saja DKK telah mengantisipasi melalui puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan.

"Jika ada dokter di puskesmas yang menemukan pasien dengan gejala-gejala seperti kasus flu burung, kami minta untuk menerapkan prosedur medis. Selain itu jika ditemukan pasien seperti itu, kami meminta ditangani secepatnya ke rumah sakit," katanya.

Di Rembang, hanya terdapat dua kecamatan yaitu Gunem dan Pamotan yang memiliki peternakan ayam dalam skala besar. "Kami memang memberi perhatian kepada dua daerah tersebut. Tapi daerah lain juga tetap kami awasi," tandasnya. (moe-54)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA