logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 September 2005 SEMARANG
Line

Seusai Diimunisasi, Balita Meninggal

KENDAL - Nasib nahas dialami Siti Mustamirah, anak pasangan Samsuri (44) dan Muamah (32), warga Dukuh Sukup Wetan RT 3 RW 1 Desa Purwokerto, Kecamatan Patebon, Kendal. Bayi perempuan berusia dua bulan itu meninggal setelah beberapa jam sebelumnya mendapat imuninasi.

Siti meninggal Selasa (27/9) pukul 22.00. Korban diketahui meninggal saat masih dalam dekapan ibunya yang sebelumnya sama-sama tertidur pulas di kamar rumah.

Jenazah Siti, kemarin (28/9), dimakamkan di pemakaman desa setempat pukul 09.20.

Menurut Samsuri, anak bungsunya tersebut memperoleh imunisasi di Pos PIN Tunas Bangsa yang berada di kampungya pada Selasa (27/9) pukul 09.00. ''Seusai diberi imunisasi, Siti tak menampakkan kelainan. Ia masih bisa diajak bercanda dengan ibunya,'' papar Samsuri seusai pemberangkatan jenazah anaknya ke pemakaman.

Didampingi Kades Purwokerto H Sukardi, lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak itu menambahkan, sebelum mendapat imunisasi, anaknya masih dalam keadaan sehat.

''Hingga pukul 19.00, Siti masih bisa diajak bercanda. Ia kemudian diajak tidur oleh ibunya di kamar pukul 19.30. Bersamaan dengan itu, saya pergi ke rumah tetangga untuk acara tahlil,'' papar bapak lima anak itu.

Siti baru diketahui telah meninggal pukul 22.00, ketika Samsuri pulang dari acara tahlil. ''Ketika tiba di rumah, saya langsung menuju kamar. Di atas dipan, istri saya tertidur pulas sambil mendekap Siti. Ketika melihat dari dekat, saya terkejut ternyata Siti telah meninggal.''

Kebetulan

Dari hidung Siti keluar ingus berbusa dan bercampur titik darah. ''Saya spontan membangunkan istri yang masih tertidur pulas,'' ungkap Samsuri yang terlihat tabah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kendal dokter Kadar Suyanto didampingi Kasubdin Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) dokter Rohmat ketika dimintai tanggapan mengatakan, musibah yang menimpa Siti Mustamirah terjadi secara kebetulan.

''Sesuai dengan referensi, PIN tidak mengakibatkan gejala negatif atau menyebabkan meninggalnya orang. Bahkan, vaksin polio adalah vaksin yang aman dan dapat diberikan kepada anak yang sakit (bukan sakit parah-Red). Pada beberapa kasus, imunisasi hanya sebatas menimbulkan gejala panas pada anak, dan lumpuh sementara,'' papar Rohmat.

Ia mengemukakan, meninggalnya Siti Mustamirah kemungkinan besar disebabkan oleh sumbatan saluran pernapasan. Analisis ini antara lain diketahui dari keluarnya ingus bercampur darah dari hidung korban.

''Terkait dengan kasus yang menimpa Siti, kami sudah melaporkan kepada Pokjakiti Jateng dan Dinkes Pemprov Jateng. Tadi pagi (Rabu-Red), kami bersama dengan petugas kesehatan hanya melakukan visum luar.'' (G15-37d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA