| Kamis, 29 September 2005 | SEMARANG |
Seorang Gadis Tewas Bunuh DiriDEMAK - Catarina alias Kustianingsih (25), warga Desa Sedo RT 06/02 Demak, Rabu (28/9), ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya. Belum diketahui motif di balik peristiwa tersebut. Kejadian itu kali pertama diketahui ibu korban, Ny Riyanto. Ketika dia pulang dari sawah pukul 09.00, mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci. Padahal, saat pergi ke sawah pukul 05.00, pintu rumahnya tidak dikunci. Berulang kali mengetuk pintu, tidak juga ada jawaban. Dia lantas membuka paksa jendela. Setelah daun jendela terbuka, pandangan matanya tertuju pada sosok wanita yang dikenalinya, tergantung di kayu atap rumah. Melihat hal itu, wanita berusia 57 tahun itu langsung berteriak histeris. Warga sekitar yang mendengar jeritan tersebut berlarian menuju rumah korban. Mengetahui Kustianingsih menggantung di atap rumahnya, warga langsung memotong selendang yang masih mengikat di leher korban. Di bawah tempat korban bunuh diri, terdapat batu ukuran 30 cm. Diduga batu itu untuk tumpuan kaki sebelum gantung diri. Ibu korban masih belum bisa menerima kejadian itu. Beberapa kali dia jatuh pingsan. Saudara korban yang juga masih bertetangga, Fajar (25) menuturkan, Kus (panggilan akrabnya Kustianingsih), baru dua hari pulang dari Solo. Dia bekerja sebagai buruh di kota tersebut. Selama di rumah, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Seperti biasanya, dia masih sering berkumpul bersama teman dan tetangganya. (H1-37v) |