| Kamis, 29 September 2005 | SEMARANG |
Majelis Zikir ''SBY'' Nurussalam Ajak Umat Doakan BangsaDEMAK - Ratusan kaum muslim dari Demak, Semarang, dan Jakarta, Selasa (27/9) pukul 20.00, mengikuti Tabligh Akbar Majelis Zikir 'SBY' Nurussalam, RNI group, di Alun-alun Demak. Meski diguyur hujan, tidak membuat mereka surut dalam mengikuti kegiatan yang diisi dengan zikir, tahlil, dan istighotsah itu. Tabligh akbar dipimpin sejumlah ulama yang biasa mengisi kegiatan di Masjid Istana Presiden Jakarta, di antaranya KH Kosasi dan H Abdurrahman Ali. Habib Abdurrahman Al Habsy dari Kwitang yang semula direncanakan, ternyata tidak bisa hadir karena ada kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan. Acara dimulai dengan pembacaan zikir bersama dan dilanjutkan tahlil dan istighotsah. Doa-doa ditujukan kepada Walisongo serta para aulia. Dalam ceramahnya, KH Kosasi mengajak seluruh elemen umat Islam untuk mendoakan agar bangsa Indonesia selamat dari berbagai cobaan yang sedang dihadapi. Kunci persoalannya, bukan hanya menjawab dengan action, tetapi juga dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, keimanan, dan ketakwaan. Sebelum mengadakan tabligh akbar, rombongan majelis dari Cikeas Jakarta itu, mengadakan ziarah ke makam Sunan Kalijaga, Sultan Fatah, Sunan Kudus, dan Sunan Muria. Majelis tersebut, kata Hartono BS salah seorang panitia, merupakan majelis yang aktif diikuti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum menjadi presiden. Dan, setelah menjadi presiden diberi porsi untuk mengisi kegiatan di masjid yang berada di istana kepresidenan. ''Kali ini kami melakukan napak tilas Walisongo dengan cara berzikir dan istighotsah. Rencananya, seusai Idul Fitri akan digelar acara serupa dengan keliling ke semua kabupaten.'' (H1-37v) |