logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 September 2005 SEMARANG
Line

Seminar ''Imbas Kenaikan BBM''

SEMARANG - Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tidak saja berpengaruh terhadap kelangkaan BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU), tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bakal terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sejumlah perusahaan.

Perusahaan-perusahaan itu, tidak mampu menutup ongkos produksi akibat kenaikan harga BBM. Sebagai contoh PT Semen Cibinong Cilacap. Pabrik semen itu terpaksa menghentikan salah satu unit mesinnya yang bekapasitas 800 ribu ton/tahun, karena kesulitan memperoleh BBM yang berdampak pula kepada karyawan.

Begitu juga nasib 3.200 buruh pabrik petik teh PT Pagilaran, Kabupaten Batang.

Kenaikan harga BBM, juga berimbas kepada kenaikan harga barang-barang yanng mengakibatkan berkurangnya daya beli masyarakat.

Dengan latar belakang itulah, Forum Wartawan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng serta BIKK Pemprov Jateng menyelenggarakan diskusi bertajuk "Imbas Kenaikan Harga BBM terhadap Industri di Jawa Tengah" di aula Disnakertrans Provinsi Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, pada Senin (3/9) mulai pukul 10.00.

Panitia mengundang Gubernur, H Mardiyanto untuk membuka acara tersebut; sedangkan Wakil Gubernur Jateng, Drs Ali Mufiz MPA akan tampil sebagai pembicara bersama Ketua Komisi E (Bidang Kesra) DPRD Jateng, Drs Iqbal Wibisono SH MH, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Darajat Harahap, dan Ketua DPD SPSI Jateng, Drs Ahmed Sudiono.

Acara itu melibatkan peserta dari Disnakertras kabupaten/kota se-Jateng, LSM, buruh, mahasiswa, dan insan pers. (D14-60a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA