| Kamis, 29 September 2005 | KEDU & DIY |
Stikes Buka KebidananKEBUMEN-Guna memenuhi kebutuhan tenaga bidan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Kebumen, selain memiliki program Keperawatan, tahun ini mulai membuka program DIII Kebidanan. Hal itu diungkapkan Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong dokter H Fatah Widodo SpM MKes usai Wisuda IX Program DIII Keperawatan yang diikuti 75 lulusan, di Gedung Pertemuan Pemkab Kebumen, Jl Mayjen Sutoyo, kemarin. Menurutnya, seiring bertambahnya jumlah keluarga di Kebumen dan sekitarnya, permintaan tenaga kebidanan terus meningkat. Sedangkan tenaga yang ada masih terbatas sehingga atas dasar tersebut pihaknya mulai membuka kesempatan DIII Kebidanan reguler. Adapun program yang ada di Stikes saat ini DIII keperawatan dan S1 Keperawatan. Jumlah mahasiswa Stikes Muhammadiyah Gombong terdiri atas mahasiswa DIII keperawatan 63 orang, dan mahasiswa S1 222 orang, termasuk program ekstension. Guna meningkatkan kualitas lulusan, menurut Fatah Widodo, saat ini pihaknya tengah menyiapkan laborat persistem. Nanti tiap laborat meliputi lab bedah, ICU dan sebagainya. Begitu mahasiswa lulus diharapkan tidak canggung lagi bekerja di berbagai tempat. Ia mengaku gembira mengingat Stikes Muhammadiyah Gombong saat ini telah dipercaya sebagai penyelenggara Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan Perawat yang memberikan semacam rekomendasi praktik keperawatan di Kebumen. Selain itu, agar lulusan mampu bersaing dalam dunia kerja, pihaknya juga memprioritaskan mahasiswa mengusai bahasa asing, khususnya Inggris. Sedikitnya tujuh lulusan perawat, telah bekerja di Arab Saudi dan Kuwait. Seorang perawat juga tengah mencoba menembus dunia kerja di Kanada. Karena itu setiap mahasiswa wajib menguasai bahasa Inggris dan syarat kelulusan untuk DIII TOEFL harus 400, dan S1 TOEFL 450. Sebagai lulusan terbaik masing-masing Nur Afandi IPK 3,55, Herlina Biawan (3,54), dan Hasanudin (3,49). Sedangkan peringkat terbaik dari semester I-VI diraih Yuli Hartati dengan IPK 3,69.(B3-39) |