logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 September 2005 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Dilelang Rp 65 Miliar

BENDA-benda peninggalan dinasti Ming umumnya bernilai tinggi dan banyak dicari orang, karenanya benda-benda antik tersebut banyak yang dilelang, salah satunya mangkok bergambar ''naga'' warna putih dan biru. Mangkok antik tersebut itu akan dilelang Oktober mendarang di Hong Kong dengan harga antara 30-50 juta dolar Hong Kong (sekitar Rp 39 miliar sampai 65 miliar). (26)

Jeruk Efektif Melawan HIV

SYDNEY - Zat-zat terkandung dalam buah jeruk ternyata dapat dimanfaatkan untuk melawan penyakit-penyakit seperti HIV/AIDS, influensa, SARS, dan flu pada umumnya. Laboratorium Retroscreen Virology Eropa telah menemukan bahwa senyawa bioflavonoid efektif melawan virus HIV-1, virus influensa A pada manusia, flu burung, virus SARS, dan rhinovirus pada manusia. Senyawa tersebut merupakan ekstraksi zat-zat alamiah dari buah jeruk, dan selama ini digunakan oleh pabrik farmasi Citroflesh. Tidak disebutkan, apakah hasil temuan tersebut telah diverifikasi atau bakal dipublikasikan.

Senyawa bioflavonoid adalah sekelompok senyawa kimia yang dikandung buah-buah tertentu, sayuran, teh, anggur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan akar-akaran. Namun, senyawa tersebut biasanya disarikan dari kulit buah jeruk. ''Retroscreen Virology membenarkan bahwa senyawa tersebut menunjukkan aktivitas yang signifikan dalam uji coba melawan keempat virus itu,'' demikian pernyataan perusahaan farmasi Citroflesh.(rtr-gn-25)

Bom Jibaku di Afghan, 9 Tewas

KABUL - Paling tidak sembilan orang tewas dan 27 lainnya luka-luka dalam serangan bom jibaku di bus Afghan, Rabu kemarin. Bus-bus tersebut membawa tentara Afghan yang meninggalkan kamp latihan militer di daerah pinggiran Kabul, ibu kota Afghanistan, kata sejumlah pejabat.

''Delapan dari jumlah korban tewas adalah perwira militer dan tentara. Serangan itu merupakan bom jibaku namun kami belum tahu pasti bagaiman hal itu bisa terjadi,'' kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan, yang tidak bersedia disebut namanya. Seorang lagi adalah penduduk sipil Afghan, jelasnya. Mohammad Akbar, kepala polisi distrik kota timur tempat ledakan terjadi, mengatakan insiden itu terjadi di sebuah mobil yang diparkir di kamp pelatihan militer. (rtr-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA