logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 September 2005 EKONOMI
Line

Separo Percetakan Nasional Menumpuk di Jateng

SEMARANG-Dewasa ini, industri Grafika masih menumpuk di tempat tertentu, khususnya di pulau Jawa. Bahkan, dari seluruh industri percetakan nasional yang ada, 50% di antaranya berada di Jateng.

Hal itu diungkapkan Pudjo Sumedi AS MEd, Kepala Pusgrafin (Pusat Grafika Indonesia) di sela-sela Seminar Grafika DPD PPGI (Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia) Jateng, di Hotel Graha Santika, baru-baru ini.

Menurut dia, keadaan ini telah berpengaruh pada kurang meratanya pengetahuan teknologi grafika ke daerah. Sementara itu, di era otonomi daerah, Pemda mengharapkan pertumbuhan industri, peningkatan kesempatan tenaga kerja, peningkatan kualitas SDM, dan sebagainya. Grafika diyakini bisa membantu mengatasinya, namun pihaknya juga menghadapi kendala, masih kurang profesionalnya SDM Grafika.

"Di industri ini membutuhkan tenaga profesional mulai dari penulis, illustrator, desainer, editor, dan operator mesin. Cara yang kami tempuh untuk meningkatkan profesionalisme SDM, antara lain melalui penyiapan tenaga, pelatihan, serta menjalin kerjasama dengan asosiasi grafika lain (PPGI Semarang)," ungkapnya.

Dilihat dari kelasnya, industri grafika sangat heterogen, mulai yang hanya memiliki satu mesin sampai bertaraf internasional. "Masih disinyalir, adanya industri stempel yang tidak memiliki permesinan," imbuhnya.

Potensi Pasar

Mengenai potensi pasar, dia menjelaskan, penduduk Indonesia yang berjumlah 200 juta lebih merupakan pasar domestik yang sangat menjanjikan. Pada waktu ekonomi membaik yang diikuti peningkatan minat baca rakyat, dapat dipastikan kebutuhan cetak akan semakin meningkat.

"Saat ini, produksi buku baru masih sangat kurang, yaitu hanya di bawah 10.000 pertahun. Kalau kita ambil setiap 10 orang membaca 1 koran/hari, maka dibutuhkan 20 juta lembar koran/hari. Apabila 100 orang membaca 1 buku baru/tahun, maka dibutuhkan 2 juta buku baru/tahun. Itu berarti, masih terbentang luas kesempatan pasar grafika," ungkapnya. (H10,mhr-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA