logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 September 2005 EKONOMI
Line

Harga Semen Cibinong Naik Rp 37.500/Sak

CILACAP-Harga semen Serba Guna produksi PT Semen Cibinong Tbk, pabrik Cilacap mulai Selasa (27/9) naik sebesar Rp 1.500/sak. Semula harga semen itu Rp 36.000/sak, tetapi mulai kemarin naik menjadi Rp 37.500/sak.

Kenaikan itu cukup mengejutkan konsumen, terutama kalangan kontraktor yang saat ini sedang mengerjakan proyek pemerintah. Banyak konsumen, terutama kalangan kontraktor, mengeluhkan kenaikan itu.

Sebab itu merupakan kenaikan yang kali kesekian. Pada April 2005 lalu, harga semen Serba Guna produksi PT Semen Cibinong Tbk masih Rp 28.000/sak. Harga itu kemudian naik menjadi Rp 29.500/sak.

Kenaikan harga kembali terjadi pada akhir Mei 2005. Saat itu harga semen kembali naik menjadi Rp 31.000/sak. Bahkan pada periode Juli-Agustus 2005, produk tersebut mengalami kenaikan hingga dua kali.

Di bulan Juli, harga semen Serba Guna naik dari Rp 31.000/sak menjadi 32.500/sak. Sedangkan di awal Agustus naik dari Rp 32.500/sak menjadi Rp 33.500. Selanjutnya, pada September 2005 naik lagi menjadi Rp 36.000. Berarti, saat itu terjadi kenaikan sebesar Rp 2.500/sak. Sekarang harga semen Serba Guna, sudah naik lagi menjadi Rp 37.500/sak. Para pemilik toko besi dan penyalur mengaku tidak tahu persis penyebab kenaikan itu.

Banyak kalangan yang menduga kenaikan itu sebagai dampak ditutupnya pabrik semen Cilacap Unit 1 (CC-1) milik PT Semen Cibinong Tbk. Sebab pabrik yang memiliki kapasitas 800.000 ton per tahun itu mulai 1 Oktober 2005 sampai 1 April 2006 tidak akan dioperasionalkan lagi.

Hal itu sesuai keterangan pers yang dikirim Direktur Legal dan Korporasi PT Semen Cibinong Tbk, Jannus O Hutapea. Menurut Jannus O Hutapea, pabrik Cilacap Unit 1 (CC-1) mulai 1 Oktober 2005 tidak akan dioperasionalkan lagi.

Hal itu dilakukan sehubungan dengan adanya kenaikan harga Industrial Diesel Oil (IDO) yang selama ini digunakan sebagai bahan bakar generator (pembangkit tenaga listrik) milik sendiri yang ada di pabrik CC-1.

Karyawan Toko Besi Indah Jaya Cilacap, Tuti ketika dihubungi Suara Merdeka, kemarin membenarkan harga semen Serba Guna produksi PT Semen Cibinong Tbk telah naik dari Rp 36.000/sak menjadi Rp 37.500/sak.

Direktur CV Lancar, Soedirwan BSc kepada Suara Merdeka, kemarin, mengatakan, kenaikan harga semen Serba Guna produksi PT Semen Cibinong Tbk pabrik Cilacap dari Rp 36.000 menjadi Rp 37.500 per sak cukup memberatkan kalangan kontraktor. Terlebih lagi bagi kontraktor kelas menengah dan kecil.

Jannus O Hutapea mengatakan, perusahaannya tidak menaikan harga semen. Kenaikan harga semen Serba Guna produksi PT Semen Cibinong di pasar kemungkinan terjadi akibat demam pasar sesudah saham perusahaan tersebut disuspensi satu hari, Senin (26/9). Saham tersebut mulai Selasa (27/9) telah diperdagangkan kembali di Bursa Efek Jakarta (BEJ).(ag-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA