logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 September 2005 OLAHRAGA
Line

Pemain Persipura Dapat Avanza

JAYAPURA- Gubernur Papua, JP Solossa menyatakan kegembiraannya menyusul prestasi yang diukir tim "Mutiara Hitam" Persipura Jayapura di pentas Liga Indonesia 2005. Persipura meraih tahta terhormat, menjadi juara menjungkalkan tuan rumah Persija Jakarta 3-2 di final 25 September lalu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Karena itu, Gubernur berjanji akan memberikan hadiah yang pantas, yakni kendaraan roda empat.

"Saya kagum dan hormat atas prestasi yang dicapai anak-anak dari Bumi Cenderawasih ini. Kami akan mengupayakan adanya bonus tertentu, apakah kendaraan roda dua atau roda empat," kata Gubernur Solossa di Jayapura, Selasa (27/9) kemarin.

Dia memang tidak langsung menyebut jenis kendaraan yang akan diberikan ke para pemain. Namun di Setda Provinsi, Gubernur bersama pejabat Pemprov Papua baru saja membahas bonus yang akan dibagikan. Hasil rapat itu, di antaranya adalah semua pemain Persipura akan mendapatkan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza.

Gubernur Solossa menerima tim kebanggaan masyarakat Papua itu di Bandara Sentani, Jayapura, kemarin pukul 13.00 WIT. Ketika meraih gelar juara perserikatan tahun 1979 --gelar pertama bagi mereka-- para pemain Persipura mendapatkan bonus berupa sepeda motor. Saat itu, Persipura diperkuat oleh legenda nasional seperti Timo Kapisa, Johanes Auri dan Mettu Dwaramuri yang kini menjadi asisten pelatih Persipura. Karena itu, jika saat ini Pemprov memberikan hadiah berupa kendaraan, dinilai tidaklah terlalu berlebihan.

Berjubel

Ratusan warga Papua sejak pukul 09.00 WIT melakukan konvoi kendaraan motor dan mobil, dihiasi atribut spanduk "merah-hitam" lambang kebesaran Persipura. Mereka berkeliling Jayapura sebelum akhirnya menuju Bandara Sentani menantikan kedatangan tim kesayangannya.

Sebagian lain massa mengenakan kostum "Merah-Hitam" berkumpul di sepanjang jalan raya di putaran Taman Imbi, jantung Jayapura, Polimak, lingkaran Tasangka, di depan RRI Nusantara V Jayapura, Entrop, Kotaraja, lingkaran Abepura, dan depan Kampus Universitas Cenderawasih, Waena, Kampung Harapan dan Bandara Sentani.

Sepanjang jalan raya dari Jayapura ke Sentani dan Bandara Sentani terpampang spanduk berukuran besar dan panjang 20 meter bertuliskan "Selamat Atas Kesuksesan Tim Mutiara Hitam. Bravo Persipura".

Konvoi itu mengakibatkan arus lalu lintas sedikit macet, seperti di depan pusat perbelanjaan Saga Mall, Abepura dan jantung Kota Jayapura. Namun aktivitas penduduk berjalan seperti biasa, pertokoan, rumah makan, pusat-pusat perbelanjaan tetap dibuka.

Tim Persipura diterima Gubernur Solossa di Bandara Sentani dan selanjutnya diarak keliling Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura menuju Kota Jayapura. Sukses itu merupakan penantian lama, sejak 25 tahun lalu, ketika Persipura mengalahkan Persija di partai final Perserikatan merebut Piala Presiden tahun 1979. (ant-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA