| Rabu, 28 September 2005 | EKONOMI |
Bank Jateng Salurkan Dana Rp 4,1 TriliunSEMARANG-Bank Jateng terus berupaya menyalurkan kredit usaha mikro, kecil dan menengah. Hal ini tak lepas dari keberadaan UKM yang merupakan subsektor ekonomi potensial yang masih perlu digarap secara optimal. Bagi perbankan potensi itu menjadi peluang dalam pemberian jasa pelayanan, termasuk penyaluran dana. Hingga posisi Juni 2005, Bank Jateng telah mengucurkan dana hingga Rp 4,1 triliun. Dari jumlah itu, lebih banyak dipergunakan untuk modal kerja sebesar Rp 2,2 triliun, selain juga untuk kebutuhan investasi senilai Rp 239,2 miliar dan konsumsi Rp 1,6 triliun. Dari angka pencapaian itu, Bank Jateng optimistis kucuran kredit hingga akhir tahun nanti bisa melampaui target yang ditentukan yakni Rp 4,250 triliun. Wijoyo, Analis Kredit Senior Bank Jateng mengatakan, dalam pengucuran kredit ke UKM itu, pihaknya tetap melihat kemampuan, kinerja dan prospek usaha. Selama ini, pihaknya menyetujui pengucuran kredit bukan berdasar pada jenis usahanya, melainkan pada profil dari UKM itu. Ia menambahkan produk pembiayaan bagi perbankan selalu diupayakan berkembang, karena pelemparan kredit merupakan salah satu sumber penghasilan bank yang besar. Hingga kini, Bank Jateng lebih memfokuskan dana pembiayaannya kepada UKM. Kucuran kredit yang diberikan kepada UKM ini hampir 90% dari total keseluruhan kredit. Sedangkan pertumbuhan dana tersebut mencapai 10%. Menurut Wijoyo angka pertumbuhan tersebut dipengaruhi pertumbuhan ekonomi secara makro. Bank Jateng menentukan suku bunga 16-17% untuk kredit komersial, sedangkan untuk skim-skim tertentu ada yang 13% hingga 14%. Tingkat Non Performing Loans (NPL) sekitar 1%. (mhr,H10-33) |