SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Senin, 19 September 2005

BERLIN - Pemilu di Jerman digelar Minggu kemarin dengan persaingan amat ketat di antara dua kandidat, Angela Merkel dari Partai Demokrat Kristen melawan Kanselir Jerman Gerhard Schoeder dari Partai Demokrat Sosial.

WASHINGTON - Sekitar 200 tawanan melakukan aksi mogok makan di penjara militer AS, Teluk Guantanamo, Kuba. Aksi itu membuat repot para komandan senior. Mogok makan itu juga menjadi tantangan serius militer AS dalam menangani ratusan tersangka terorisme.

TEHERAN - Iran menggertak Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) untuk tidak membawa isu nuklir Republik Islam itu ke Dewan Keamanan PBB. Jika isu itu tetap dibahas di DK PBB, Teheran mengancam akan memulai proses pengayaan uranium.

NEW YORK - Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice mengatakan bahwa Amerika bersedia mempererat hubungan dengan Libia, yang dulu merupakan musuh bebuyutannya. Sejalan dengan itu, Libia berjanji akan lebih gigih memerangi terorisme.

KABUL - Rakyat Afghanistan tetap berduyun-duyun mendatangi tempat-tempat pemungutan suara (TPS) Minggu kemarin, meskipun para pejuang Talib berusaha menyabotase pemilu tersebut.

RIYADH - Sebelum invasi AS di Irak, ratusan pejuang Saudi yang bergabung dalam gerakan perlawanan di Irak sebetulnya masih kecil kadar militansinya.

SANA'A - Suatu pernikahan yang aneh dan sangat-sangat jarang terjadi. Namun, itulah agaknya ungkapan yang tepat untuk mengomentari pernikahan seorang lajang yang sudah berumur ''kepala 12'' alias 120 tahun. Kejadian tersebut bukan terjadi dalam cerita fiksi, tetapi sebuah kenyataan hidup yang dialami lajang tertua sedunia, sebut saja namanya Al-Muammar (120) di daerah Shiba, Arab Saudi seperti dilaporkan harian Al-Riyadh, Sabtu lalu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA