| Senin, 19 September 2005 | NASIONAL |
SBY: Hubungan dengan Wapres HarmonisNEW YORK - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dirinya mempercayai Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla dan mengakui hubungannya dengan wakilnya itu sangat harmonis. "Tidak ada kegiatan Wapres yang tidak saya ketahui dan tidak dilaporkan kepada saya," kata Presiden saat jumpa pers di New York, Jumat malam lalu. Dia mengungkapkan hal itu berkaitan dengan perkembangan di Jakarta yang meragukan hubungan Presiden dan Wapres sehubungan dengan dilakukannya rapat-rapat jarak jauh Presiden dari AS dengan jajarannya di Jakarta. Rapat jarak jauh bertujuan untuk memastikan langkah-langkah dalam perencanaan kenaikan harga BBM telah dilakukan dengan baik. "Seorang presiden di mana pun pada prinsipnya harus memiliki akses komunikasi, bisa mengeluarkan perintah dan bisa mengambil keputusan seusai dengan otoritas kewenangan dan kewajiban seorang Presiden," ujarnya. Dia mengemukakan, di Tanah Air pun dalam menjalankan pemerintahan ada hal yang dipimpinnya secara langsung, ada yang sebagian didelegasikan kepada Wapres. Selain itu Presiden juga bisa memanggil para menteri untuk memperdalam substansi permasalahan yang ditangani. Presiden juga menjelaskan rencana video teleconference tersebut sudah dibicarakan sebelum keberangkatannya menuju AS untuk mengikuti sejumlah kegiatan pada 10-19 September. "Terus terang bagi saya wajib hukumnya pemerintah memastikan baik di pemerintahan pusat, gubernur, bupati, wali kota, implementasi kompensasi akibat kenaikan BBM," tandasnya. Hal itulah yang Presiden periksa melalui video teleconference tersebut. Presiden mengutarakan, dia tidak ingin kompensasi kenaikan BBM 1 Maret lalu belum rampung. Dia juga ingin agar rencana kompensasi terhadap kenaikan yang akan datang bisa selesai, untuk itu dia melakukan pengecekan langsung mengenai hal-hal tersebut. Dengan demikian keliru besar kalau seolah-olah ia tidak percaya kepada Wapres. Meski dibantah, rakyat sudah telanjur diperlihatkan sikap yang menimbulkan persepsi tidak percaya SBY dan Wapres Jusuf Kalla. Demikian dikatakan Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Tjahyo Kumolo kemarin, menanggapi pernyataan Presiden SBY soal hubungannya dengan Wapres Jusuf Kalla yang tetap harmonis. "Dipertontonkan, SBY tidak percaya pada Kalla dalam melaksanakan tugas-tugas kepresidenan selama lawatannya ke luar negeri," kata Tjahyo Kumolo. Menurutnya, hal yang dipertunjukkan pada rakyat itu telah memperkuat sinyalemen bahwa kabinet tidak harmonis itu benar terjadi. Apalagi saat video teleconference dari AS, Jusuf Kalla selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar telah memimpin acara yang dilaksanakan partai itu. (ant,di-49,46v) |