logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 19 September 2005 SEMARANG
Line

Sirup Kawis Paling Banyak Diminati Pengunjung

BUAH ini keras, rasanya manis sedikit asam, dan warnanya cokelat keputih-putihan. Mungkin bagi sebagian masyarakat, buah ini belum terlalu akrab di telinga mereka. Namun, setelah diolah menjadi sirup, buah ini sudah tidak asing lagi, terutama bagi masyarakat Rembang.

Ya, produk yang dimaksud adalah sirup kawis yang terbuat dari buah kawis. Produk ini menjadi salah satu unggulan stan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rembang di Bale Sindoro Jateng Expo 2005.

"Selama pameran (hingga Minggu-18/9), omzet penjualan kami sudah sekitar Rp 4 juta. Produk yang paling banyak dibeli pengunjung adalah sirup Kawis yang dijual dengan harga Rp 11.000/botol, batik tulis (Rp 75.000-2 juta), dan hasil laut, yaitu ikan bilis (Rp 3.000/250 gram), ikan layur (Rp 3.000/250 gram), dan ikan jambal roti (Rp 50.000/ekor)," ungkap Febi, karyawan stan Kabupaten Rembang.

Produk lain yang ditawarkan stan ini adalah kerajinan tembaga berupa miniatur becak dan sepeda yang dijual sehargha Rp 75.000-Rp 180.000.

Mengenai hasil laut yang diminati, Febi menuturkan, salah satunya adalah ikan jambal roti yang merupakan bahan tambahan untuk membuat bubur manado.

Produk unggulan lainnya adalah batik tulis. Harga yang ditawarkan beragam sesuai dengan bahan kain yang digunakan.

"Kain yang dipakai antara lain prima (sejenis kain mori), primis (seperti prima tetapi lebih halus), dan yang paling mahal adalah kain sutra," imbuhnya.

Soal pemasaran, ia mengungkapkan, "Seluruh produk tersebut belum ada yang diekspor. Pemasarannya saat ini hanya sampai Jakarta dan Surabaya." (Hernandhono-60n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA