| Selasa, 13 September 2005 | PANTURA |
Dukungan Pengamanan Arus MudikDiusulkan, Pengadaan BBM CadanganKAJEN - Menjelang Lebaran tahun ini, Polres Pekalongan mengusulkan pengadaan bahan bakar minyak (BBM) cadangan di wilayah pantai utara (pantura). Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan kehabisan BBM akibat tingginya volume kendaraan bermotor yang melalui jalur pantura. Sebagai jalur utama yang digunakan para pemudik, kehabisan atau kelangkaan BBM bisa memunculkan masalah serius. Di antaranya mengakibatkan kemacetan. "Kami akan mengusulkan agar ada stok BBM cadangan untuk mengantisipasi jika SPBU-SPBU kehabisan BBM. Sebab, jika sampai banyak kendaraan yang ditinggal di jalan gara-gara BBM habis, bisa mengakibatkan kemacetan," ujar Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotharia Latif saat sosialisasi persiapan Operasi Ketupat, kemarin. Berdasarkan evaluasi Operasi Ketupat tahun lalu, titik kemacetan di jalur pantura wilayah eks Karesidenan Pekalongan terjadi di Pemalang. Namun, ekor kemacetan sampai ke Kabupaten dan Kota Pekalongan. Pihak kepolisian akan bekerja keras untuk melakukan langkah-langkah dalam mengantisipasi kemacetan. Sebab, kelangkaan BBM saat ini membuat semua pihak harus melakukan efesiensi penggunaan BBM. "Jika sampai terjadi kemacetan, itu berarti pemborosan besar-besaran," tandasnya. Berdasarkan survei terakhir, di jalur utama pantura itu potensi hambatan bagi kendaraan saat ini adalah di sekitar jembatan Pait Siwalan yang tengah diperbaiki. Namun sebelum Ramadan, perbaikan jembatan diperkirakan sudah selesai. Beberapa jalur alternatif juga telah disiapkan. Di antaranya jalur yang menghubungkan Sragi-Comal dan Pait-Sragi-Bojong. Jalur di sekitar itu kini juga tengah diperbaiki. Rawan Macet Evaluasi lain terhadap Operasi Ketupat tahun lalu, tegas Latif, adalah minimnya rambu-rambu dan petunjuk jalan di jalur alternatif sehingga beberapa kendaraan enggan melewati jalur alternatif. "Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab untuk menambah petunjuk jalan dan rambu di jalur alternatif," paparnya. Adapun titik rawan macet yang harus diperhatikan oleh para pengguna jalan di antaranya adalah jalan di sekitar Pasar Wiradesa, pertigaan Wonokerto, dan perempatan Gumawang. Kapolres berharap ada kerja sama yang baik dengan semua pihak seperti paguyuban pasar dan para pemilik angkutan umum, termasuk angkutan tradisional, untuk bisa menertibkan jalan. Untuk mengamankan arus mudik, seperti tahun lalu, Polres juga akan menyiapkan pasukan khusus. Pasukan itu bertugas mengamankan arus mudik, jalur distribusi bahan pokok, dan BBM serta kemungkinan kriminalitas seperti pemalakan, penjambretan, dan perampokan. (G16-50n) |