| Selasa, 13 September 2005 | PANTURA |
Jembatan Kemuning Mendesak Diperbaiki
PEMALANG - Jembatan Kemuning di Ampelgading, Pemalang yang rusak dikhawatirkan tidak bisa berfungsi sebagai jalur alternatif Lebaran karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Kerusakan jembatan sudah lama dikeluhkan masyarakat, terutama oleh penduduk Kecamatan Ampelgading dan Bodeh yang biasa hilir mudik ke pasar atau kantor. Landasan dan bantalan jembatan sudah rapuh, bahkan berlubang-lubang. Tidak sedikit kendaraan atau orang yang lewat terjerumus masuk ke sungai. Kapolsek Ampelgading AKP Wayan Kesuma mengatakan, kabar orang terperosok di atas Jembatan Kemuning sudah sering dia dengar. Bahkan, ada yang sampai terjun ke dalam sungai bersama kendaraannya. Untung, mereka masih selamat dan hanya luka-luka. "Polsek bersama Polres sudah mengusulkan ke DPU untuk segera memperbaikinya. Sebab, jembatan cukup vital untuk arus lalu lintas masyarakat sekitar maupun sebagai jalur alternatif Lebaran," katanya, kemarin. Tidak Laik Lagi Usulan perbaikan itu dibenarkan Kapolres AKBP Drs Koeshartono yang ditemui secara terpisah. Selain mengirim surat, Kapolres secara langsung menemui Kepala DPUK Ir Djoko Mujono. Intinya, mengusulkan perbaikan dan pemeliharaan jembatan. Menurutnya, jembatan sudah tidak laik lagi untuk dilewati kendaraan. Padahal, banyak masyarakat yang memanfaatkan jembatan bekas kereta lori tersebut. Selain itu, Jembatan Kemuning dipakai untuk jalur alternatif Lebaran, terutama saat arus lalin jalur pantura macet. Jika tidak cepat diperbaiki, akan menyulitkan masyarakat yang lewat. Apalagi, Lebaran sudah dekat. Atas usulan Kapolres, DPUK menyambut baik dan akan segera melakukan perbaikan. Menurut Kepala DPUK Ir Djoko kepada Kapolres, anggaran untuk perbaikan Jembatan Kemuning sudah ada, tinggal survei dan pelaksanaannya. Seperti diketahui, Jembatan Kemuning yang berfungsi untuk menghubungkan Kabupaten Pemalang dan Pekalongan adalah bekas jembatan kereta lori PG Sragi. Pemkab dengan dana APBD dan Pemerintah Pusat sudah membangun jembatan baru di sebelahnya. Namun karena anggaran tidak cukup, pembangunan mandek di tengah jalan. Kini baru berdiri tiga pilar pondasi. Pembangunan jembatan baru itu dilakukan pada 2004. Panjang jembatan direncanakan 105 meter dengan lebar tujuh meter. Kerangka jembatan masih dimintakan bantuan kepada Pemerintah Pusat. Belum diketahui kapan kerangka jembatan itu akan dikirim. (sf-50m) |