| Selasa, 13 September 2005 | PANTURA |
50 Ayam Mati, Warga Menduga Kena Flu BurungPEKALONGAN - Sekitar 50 ekor ayam milik warga Kampung Salamanis Kelurahan Kandang Panjang Kota Pekalongan mati dalam sepekan ini. Diduga diserang penyakit flu burung. Marsudi, warga setempat, menjelaskan, kematian ayam itu tidak bersamaan antara milik warga satu dan warga lainnya. Kematian itu terjadi mendadak sehingga menakutkan warga. Sore masih sehat, paginya sudah mati. Hal itu membuat warga takut kalau-kalau penyakit itu bisa menular kepada manusia. Karena itu, kalau ada ayam yang diketahui kurang sehat, pemiliknya tidak berani menyembelih. Adapun ciri-ciri dari ayam yang mati itu dari hidung mengeluarkan lendir dan duburnya membiru. Karena kematian dalam jumlah sedikit, warga juga tidak melaporkannya ke Dinas Pertanian, Peternakan dan Kelautan (DPPK). Ayam-ayam yang sudah mati itu dikubur di kebun warga masing-masing. Berkaitan dengan flu burung, Sutarjo, warga Pantai Sari Kelurahan Panjang Wetan, mengaku sudah kehilangan ayam arab 100 ekor. Ayam itu juga mati mendadak. Masyarakat setempat menduga kematian ayamnya itu akibat flu burung. Namun kematian binatang peliharaannya itu terjadi sebulan lalu dan tidak dia laporkan ke dinas terkait. Kematiannya pun mendadak karena sore hari ayam itu terlihat sehat dan masih mau makan, namun paginya sudah mati. "Karena kesulitan membuang bangkainya, kami membuangnya ke laut. Setiap hari 5-7 ekor," katanya. Hanya Kenangan Meski mengetahui sering mati, dia tidak berkeinginan untuk menjualnya. Sebab, ada harapan ayamnya akan sehat kembali sehingga akan mendatangkan keuntungan lumayan. "Ayam arab dari 100 ekor ketika masih sehat, setiap hari mampu memproduksi telur sekitar 70%," akunya. Namun kini ayam itu hanya kenangan karena sudah mati semua. Kepala DPPK Kota Pekalongan dokter hewan Widagdo didampingi Kabag Humas Suharto BBA mengaku belum mengetahui adanya kematian ayam mendadak itu. Karena itu, dia langsung memerintahkan stafnya untuk mengecek ke lokasi pada hari itu juga. Menurut dia, berkaitan dengan kematian ayam, biasanya warga sering menganggap penyakit ayam yang mematikan itu adalah flu burung. Padahal belum tentu. Sebab, ada penyakit ayam yang juga mematikan seperti tetelo dan penyakit lainnya. (A15-19n) |