| Selasa, 13 September 2005 | BANYUMAS |
eling elingKuliah Kebudayaan AustraliaPURWOKERTO-Program Sarjana Bahasa dan Sastra Unsoed Purwokerto, kemarin, mengundang dosen tamu dari Universitas Wollongong, Australia, Dr Ron Witton, untuk memberikan kuliah perdana mengenai seluk beluk kebudayaan dan mitos Australia bagi mahasiswa baru. Masalah itu menjadi bagian yang harus dipahami mahasiswa, khususnya Jurusan Bahasa Inggris. Acara diikuti sekitar 360 mahasiswa dari Jurusan Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Satra Indonesia di ruang pertemuan kampus Kalibakal. Dosen kajian keindonesiaan itu diterima YMT Rektor Prof Rubiyanto Misman dan Asisten I Drs Kusnaeni Hadi Darsono. (G22-53) Mayat Lelaki di Trotoar PURWOKERTO SELATAN - Lelaki tanpa identitas, kemarin siang, ditemukan meninggal tergeletak di trotoar Jalan Jenderal Sudirman Timur, Berkoh, Purwokerto Selatan. Mayat itu ditemukan Wasiah (50), warga desa itu. Kapolsek Purwokerto Selatan AKP Wahyu Budiman menduga korban meninggal karena sakit. Polisi hanya menemukan sepucuk surat bertuliskan Sumeri asal Kalangsari RT 2 RW 4 Desa Sadahbumi, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. "Kami akan mengecek ke alamat itu. Yang jelas tak ada tanda-tanda penganiayaan," kata Wahyu. Polisi kemudian membawa mayat itu ke RSUD Margono Purwokerto. (G23-53) Sepeda Air di Telaga Pucung CILONGOK- Untuk mendukung keberadaan objek wisata baru di dekat Curug Cipendok, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyumas memberikan bantuan dua unit sepeda air. ''Telaga Pucung memiliki prospek menjanjikan,'' ujar Darwis Cahyono, staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sebenarnya, kata dia, objek itu mudah dijangkau dari utara melalui Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen. Namun ada jalan rusak 4 km harus segera diperbaiki. ''Jika jalan itu sudah diaspal akan memudahkan wisatawan ke telaga dan Curug Cipendok.'' (P52-53) Tak Mau Menganggur BATURRADEN- Sebagian besar warga Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, tak mau menganggur. Mereka mencari nafkah dengan berjualan makanan dan minuman serta susu segar. ''Ada pula yang menyewakan payung dan tikar di Baturraden,'' ujar Kepala Desa Sarino, yang tahun 1968-1978 menjadi pedagang asongan. Dia menuturkan Kemutug Lor tahun 1987 dibentuk Kelompok Tani Sapi Perah Margo Mulyo yang beranggota 35 orang. Kelompok itu menyetorkan produk susu ke koperasi dan menjual ke pedagang asongan. (P52-53) Pengobatan Gratis KPPG BANJARNEGARA- Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) mengobati 298 warga Desa Darmayasa, Kecamatan Pejawaran, secara gratis, baru-baru ini. Ketua KPPG Lindanani menyatakan pengabdian ke masyarakat itu untuk memperingati HUT ke-3 organisasi. ''Masyarakat desa sudah sadar akan kesehatan. Namun akses untuk menikmati pelayanan kesehatan masih terbatas.'' Organisasi itu juga memberikan sumbangan 20 paket makanan tambahan.(mos-53) Bakti Sosial RSUD BANJARNEGARA - Untuk merayakan HUT Ke-6 Badan RSUD Banjarnegara, panitia mengobati manusia lanjut usia secara gratis dan memberikan bingkisan ke keluarga kurang mampu di Kelurahan Kutabanjar, baru-baru ini. Perayaan dimeriahkan berbagai lomba olahraga dan pemberian penghargaan ke karyawan berprestasi. Direktur Badan RSUD Sri Handono menyatakan tekad lulus akreditasi 16 pelayanan tahun 2006, lulus ISO 9001 dan 2000 tahun 2006 serta menjadi lembaga badan layanan umum tahun 2006. (mos-53) Pertukaran Pemuda Antarprovinsi BANJARNEGARA - Sedikitnya 32 peserta program pertukaran pemuda antarprovinsi dari Papua, Gorontalo, Kalimantan Tengah, dan Jawa Tengah diterima di Banjarnegara. Mereka akan mengunjungi berbagai kawasan untuk mempelajari budaya Jawa. Bupati Djasri berharap mereka menularkan ilmu dan pengetahuan ke pemuda di daerah ini agar tak tertinggal dari daerah lain. (mos-53) |