logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 13 September 2005 BANYUMAS
Line

Tercemar Minyak, Kehidupan Mikroorganisme Laut Turun

CILACAP- Pencemaran minyak yang kerap terjadi telah menurunkan kehidupan mikroorganisme atau tumbuhan dan tanaman sangat halus di kawasan Teluk Penyu. Itulah hasil penelitian Pusat Studi Kebijakan Lingkungan (Pusaka) Cilacap bekerja sama dengan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Tengah pada 23 Juli 2005.

Direktur Pusaka Chabibul Barnabas ST, kemarin, menyatakan para peneliti mengambil sampel air dari delapan lokasi. Misalnya, di perairan depan areal 70 Pertamina dan alur masuk ke Pelabuhan Tanjung Intan.

Ternyata kandungan mikroorganisme dalam air laut itu sangat rendah. Beberapa jenis mikroorganisme seperti plankton masih dapat ditemukan di dalam air itu. Namun persentasenya sangat rendah. Bahkan bentos tak ditemukan sama sekali.

''Kami betul-betul terkejut. Karena itulah kami ingin menindaklanjuti hasil penelitian itu dengan penelitian lagi di cakupan wilayah perairan lebih luas,'' katanya.

Namun, kata dia, Pusaka dan Walhi kini kesulitan mencari data pendukung. Terutama, data kandungan mikroorganisme di perairan Teluk Penyu beberapa tahun lalu. Data itu penting untuk perbandingan. Pusaka akan menghubungi beberapa perguruan tinggi yang pernah meneliti biota laut di perairan Cilacap.

Dia menyatakan penurunan kehidupan mikroorganisme itu akibat pencemaran minyak. Minyak yang tumpah ke laut terakumulasi dan turun ke dasar laut. Terbukti, sampel air laut dalam penelitian memiliki kandungan minyak cukup tinggi. (ag-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA