| Selasa, 13 September 2005 | BANYUMAS |
Pelaksana Proyek Jalan di Kesugihan Ditegur
CILACAP- Pelaksana proyek penataan Jalan Raya Menganti-Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, ditegur. Sebab, ada kesalahan dalam pemasangan batu pengerasan. Seharusnya batu dipasang berdiri dengan ketebalan 25 cm. Ketentuan itu sesuai dengan detail pengerasan yang ditentukan dalam gambar bestek proyek tersebut. Namun batu dipasang dengan posisi tidur. Teguran itu disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Kamaluddin saat inspeksi mendadak ke proyek itu bersama anggota Komisi C LC Toto Yulianto, Sabtu (10/9). Mereka melakukan inspeksi karena mendapat laporan dari warga masyarakat. Komisi C langsung menindaklanjuti hasil inspeksi itu dengan rapat kerja bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Soeprihono, kemarin. Kamaluddin menyatakan dalam pengerasan hanya ditemukan kesalahan pemasangan batu. Itu pun cuma pada posisi batu yang terpasang. Langsung Diubah Batu yang seharusnya dipasang berdiri ternyata dipasang dengan posisi tidur. Namun dari segi ketebalan tak ada masalah karena sudah sesuai dengan ketentuan, yakni 25 cm. ''Pelaksana memahami kesalahannya dan langsung mengubah pemasangan batu. Jadi sekarang semua batu sudah dipasang berdiri dengan ketebalan 25 cm. Batu besar berketebalan lebih dari 25 cm dibelah agar sesuai dengan ukuran yang ditentukan,'' katanya. Kepala DPU Soeprihono menyatakan dengan pengubahan pemasangan batu pengerasan itu berarti tak ada masalah lagi dalam pengerjaan proyek tersebut. Detail pengerasan yang ditetapkan adalah tanah dasar dipadatkan, lapis LPB Telford 25 cm, lapis LPB kelas C 20 cm, lapis LPA kelas A 25 cm, lapis aspal ATB 6 cm, dan paling atas lapis aspal AC 5 cm. Proyek penataan jalan raya Menganti-Karangkandri dengan volume 910 x 14 m itu dibiayai dengan APBD kabupaten tahun anggaran 2005 Rp 4.868. 538.000. Proyek itu mulai dikerjakan 22 Juni dan diharapkan selesai Desember. Proyek dikerjakan CV Tiksuri Cilacap. ''Proyek itu untuk mengantisipasi perkembangan kota Cilacap sekaligus mendukung pembangunan jalur lintas selatan-selatan,'' kata Soeprihono.(ag-53) |