| Selasa, 13 September 2005 | BANYUMAS |
Awak Puluhan Mikrobus Purwokerto-Bumiayu MogokPURWOKERTO-Puluhan awak mikrobus jurusan Purwokerto-Bumiayu, kemarin, mogok kerja. Mereka menolak kemunculan kembali mikrobus yang lama tak beroperasi di trayek itu. Anggota Perkumpulan Sopir dan Kernet (Personek) Purwokerto-Bumiayu itu membawa mikrobus masing-masing ke Kantor Dinas Perhubungan. Awak yang mogok dari sekitar 50 unit mikrobus, tetapi kendaraan yang mereka bawa ke kantor tersebut cuma separo. Mereka dipimpin Ketua Personek Syaiful dan dikawal aparat Polsek Ajibarang yang dipimpin Kapolsek AKP Budi Suwarno. Aksi mogok itu, ujar Syaiful, terpicu oleh kemunculan mikrobus Ginanjar yang tiba-tiba beroperasi lagi. ''Perusahaan itu sudah lama tak melayani trayek Bumiayu-Purwokerto pergi-pulang. Selama tak itu mikrobus tersebut melayani trayek Bumiayu-Salem. Namun setelah di jalur itu banyak saingan, tiba-tiba mereka kembali ke trayek Bumiayu-Purwokerto,'' ujarnya. Tanpa Koordinasi Padahal, kata dia, sudah ada kesepakatan trayek Bumiayu-Purwokerto tak ditambah armada lagi. Sudah ada 134 unit mikrobus setiap hari di trayek itu. ''Jika dibiarkan, kami makin sulit mendapat penumpang. Juga kelak bisa muncul mikrobus baru tanpa koordinasi sehingga persaingan makin tak sehat,'' ujar dia. Para awak mikrobus itu diterima Kepala Bidang Angkutan, Pos, dan Telekomunikasi Dwi Pindarto yang didampingi Kepala Seksi Angkutan Darseno. Dwi mengemukakan trayek perusahaan itu dikeluarkan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Provinsi Jawa Tengah atas rekomendasi Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes karena berasal dari daerah itu. Dia menyatakan izin trayek bagi angkutan umum asal Banyumas jurusan Purwokerto-Bumiayu juga dari DLLAJ Provinsi atas rekomendasi Dinas Perhubungan Banyumas. ''Saat ini Dinas Perhubungan belum mengeluarkan rekomendasi lagi untuk trayek itu. Sebab, sudah ada 134 unit armada dan itu telah memadai.'' Namun dia akan menyampaikan keberatan Personek ke DLLAJ Provinsi, meski mikrobus yang dipersoalkan dari Brebes. ''Kami tak berwenang menangani karena trayek Purwokerto-Bumiayu dikeluarkan DLLAJ Provinsi.'' Pemogokan itu tidak membuat calon penumpang telantar. Sebab, jalur itu juga dilayani bus jurusan Purwokerto-Tegal. Adapun untuk sampai ke Ajibarang ada angkutan jurusan Purwokerto-Wangon. (G23-53) |