logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 07 September 2005 SEMARANG
Line

Massa Geruduk Mapolsek

GROBOGAN - Massa yang mengaku warga Katong, Kecamatan Toroh, menggeruduk Mapolsek Toroh, Selasa (6/9) siang kemarin. Kedatangan mereka terkait dengan adanya penangkapan salah seorang warga setempat oleh aparat kepolisian.

Di pinggir jalan raya Purwodadi-Solo itu, mereka bergerombol di bawah pohon. Sementara aparat kepolisian berjaga-jaga di depan Mapolsek. ''Teman-teman mendatangi Polsek karena ingin mengetahui kenapa Abdul Ghofur ditangkap polisi lalu dipukul,'' ujar Fahrurozi, warga Katong, Kecamatan Toroh. Menurut dia, penangkapan tersebut bermula ketika di desanya diselenggarakan acara hiburan dalam rangka memperingati HUT Ke-60 Kemerdekaan RI, 22 Agustus lalu. Pada saat itu terjadi bentrokan antarwarga.

Saat itu, ada anggota Polsek Toroh yang berusaha melerai, namun dia terjatuh dan tangannya terinjak-injak massa. Beberapa saat kemudian, Abdul Ghofur, warga Katong dibawa ke kantor polisi. Mengetahui ada warga yang dibawa aparat kepolisian, belasan orang langsung mendatangi Mapolsek untuk menanyakan perihal penangkapan tersebut. ''Saya ditangkap polisi sewaktu bangun tidur, sekitar pukul 10.00. Saat itu, saya ditanya siapa namanya? Karena merasa takut, saya tidak mengakui, akhirnya mereka main tangan,'' ujar Abdul Ghofur di Mapolsek Toroh.

Wakapolres Grobogan Kompol Moh Syarif mengatakan, sebenarnya aparat kepolisian hanya ingin meminta keterangan kepadanya tentang bentrokan antarwarga saat 17an yang lalu. ''Ini hanya kesalahpahaman saja. Kami ingin menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan,'' katanya. Ditambahkan, sebenarnya dalam bentrokan antarwarga itu ada anggota Polsek yang ingin melerai. ''Meski dia tidak mengenakan pakaian dinas, naluri polisinya keluar ingin melerai bentrokan itu,'' terangnya. (H3-51d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA