logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 07 September 2005 SEMARANG
Line

Kebangetan, Kasur pun Disikat

SEMARANG UTARA - Maling yang satu ini terbilang kebangetan. Tidak hanya sejumlah ponsel dan puluhan voucher serta simcard perdana, sebuah kasur milik gerai ponsel Bima Cell di Jl Tawang pun disikatnya.

Korban, Untung (25), warga Kebonharjo RT 10 RW 7, Kelurahan Tanjung Mas mengaku menderita kerugian Rp 4,5 juta dalam kasus yang terjadi Selasa (6/9) tersebut.

Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Semarang Utara, Selasa pagi. Setelah menerima laporan, Tim Unit Resekrim Polsek langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi tidak menemukan bekas-bekas kerusakan pada daun pintu gerai tersebut.

''Seingat saya, pintu depan dan belakang sudah saya kunci, tetapi bukan menggunakan kunci gembok. Saya tahu kejadian itu setelah diberi tahu tetangga sesama pedagang di Jl Tawang,'' kata Untung kepada Suara Merdeka, kemarin.

Peristiwa itu kali pertama diketahui Ny Suwarni (54), seorang pemilik warung makan yang lokasinya tak jauh dari gerai ponsel milik Untung. Ketika dia menyapu di depan warungnya, Selasa dini hari sekitar pukul 02.30, saksi melihat seorang laki-laki keluar dari gerai korban sambil membawa kasur.

Namun dia tidak mengira laki-laki itu adalah pencuri. Semula dia menyangka pemilik gerai akan pindah ke tempat lain. ''Pagi-pagi kok sudah usung-usung barang. Mau pindah ke mana orang itu,'' kata wanita yang mengaku tinggal di Kampung Kebonharjo tersebut.

Laki-laki itu lalu mengadang angkutan umum jurusan Genuk. Di dalam angkutan hanya ada satu penumpang, seorang pria. (G5-18n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA