| Rabu, 07 September 2005 | BUDAYA |
Nothing to LoseSUDAH dua kali berturut-turut nama Djenar Maesa Ayu (31) masuk nominasi lima besar dalam Khatulistiwa Literary Award (KLA), salah satu ajang bergengsi penghargaan karya sastra di Tanah Air. Setelah tahun lalu kumpulan cerpennya Jangan Main-main dengan Kelaminmu kalah bersaing dengan Kuda Terbang Mario Pinto karya Linda Christanti dan Negeri Senjanya milik Seno Gumira Ajidarma, kini Nayla, novel teranyar Djenar kembali bersaing dengan kandidat lainnya. Djenar yang menjadi satu-satunya kandidat yang hadir dalam pengumuman KLA 2005 di QB World Book, Plaza Semanggi Jakarta, tampaknya mempunyai harapan membuncah untuk memenangi KLA tahun ini. ''Doain menang ya, mosok dua kali berturut-turut masuk (nominasi), kok nggak pernah menang,'' tutur penulis kolom tetap di majalah Matra ini. Mengenai peluangnya bersaing dengan kandidat lainnya yang mempunyai nama besar seperti Nano Riantiarno dan Seno Gumira Ajidarma, ibu dua orang putri ini bertutur lirih. ''Ah, terlalu banyak kejutan dalam hidup ini. Jadi apa yang aneh jika saya bermimpi mendapatkan KLA tahun ini,'' kata dia. Meski jujur mengharapkan kemenangan, Djenar tetap nothing to lose dalam menghadapi semua hal. ''Orang hidup saya saja mengalir kok. Jadi, dapat (penghargaan) ya syukur, nggak dapat yang nggak papa''. (G20-45) |