SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 06 September 2005

JAKARTA-Kondisi nilai tukar rupiah dan indeks saham masih labil, karena kebijakan pemerintah yang masih mengambang. BI juga dinilai mengeluarkan kebijakan moneter yang ekspansif, sehingga memungkinkan makin tidak stabilnya nilai rupiah.

 

JAKARTA- Pemerintah saat ini tengah mengupayakan mempercepat pencairan pinjaman luar negeri. Terutama yang sudah dijanjikan Bank Dunia sebesar 600 juta dolar AS.Pinjaman itu juga terkait dengan reformasi pengelolaan keuangan yang didalamnya juga termasuk dari Jepang sebesar 100 juta dolar AS,

JAKARTA-Wacana soal akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) terus menimbulkan pro kontra di masyarakat maupun DPR. Pihak manajemen bahkan mengesankan menolak akuisisi itu. Sementara bank BUMN yang lain, termasuk PT Jamsostek, berminat menjadi konsorsium untuk mengakuisisi.

YOGYAKARTA-Puluhan karyawan, dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja (DPD SP) BNI Kanwil 05 Semarang yang sedang melakukan pelatihan dan rapat kerja menyatakan kinerja bank pemerintah itu, saat ini memprihatinkan. Salah satu bukti, lesunya kinerja karyawan akibat berbagai kebijakan yang merugikan BNI.

SOLO-Plafon kredit yang akan disalurkan melalui perbankan yang dananya berasal dari Bank Indonesia Solo, pada 2005 ini mencapai Rp 4,4 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak 92,87 persen atau Rp 4,1 triliun disalurkan untuk Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten (Subosuka Wonosraten).

DUA rangkaian kebijakan ekonomi telah dilakukan untuk meredam gejolak kenaikan dolar AS. Pertama, Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 9,5 % (dari sebelumnya 8,75%), menaikkan suku bunga Fasbi 7 hari menjadi 8,5%.

SEMARANG-Maskapai penerbangan Mandala Airlines memastikan tidak ada penjadwalan ulang, penundaan dan pembatalan penerbangan berkaitan dengan terjadinya kecelakaan pesawat Boeing 737-200 dengan nomor penerbangan RI901 di kawasan Padang Bulan Medan Senin (5/9).

 

SEMARANG-PT Astra Internasional Tbk bekerja sama dengan PT Indosat meluncurkan program "Astra Info 3536". Peluncuran ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara simbolis antara kedua belah pihak di Hotel Graha Santika, kemarin.

LONDON-Harga minyak dunia merosot Senin kemarin, setelah negara-negara industri sepakat mengeluarkan cadangannya untuk mencegah krisis bahan bakar di Amerika Serikat yang dilanda bencana badai Katrina.

SEMARANG- Sepekan terakhir harga-harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional mengalami kenaikan. Hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain, tersendatnya distribusi, kurangnya ketersediaan stok barang di pasar dan fluktuasi nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

SEMARANG-Forum Lima Serikat Pekerja (SP) BUMN Pupuk Indonesia mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap pabrik pupuk, menyusul akan ditutupnya pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Provinsi NAD mulai Selasa (6/9). Penutupan dilakukan, karena tidak ada pasokan gas ke pabrik tersebut.

PERNYATAAN Mentan Anton Apriyantono yang akan menghapus bantuan beras untuk rakyat miskin (raskin), selain menuai kritik dari kalangan DPR dan pengamat pangan, juga membuat kecewa masyarakat, khususnya penerima beras murah bersubsidi tersebut.

JAKARTA-Bursa Efek Surabaya (BES) terhitung mulai perdagangan Senin (5/9) menghentikan sementara perdagangan obligasi PT Bahtera Adimina Samudra Tbk (BASS). Menurut Kepala Divisi Pencatatan BES Umi Kulsum, pengenaan suspensi atas perusahaan yang bergerak di bidang perikanan itu disebabkan keterlambatan penyetoran dana pembayaran bunga obligasi.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA