| Selasa, 06 September 2005 | SALA |
Sablon Kilat Bikin Anak Gulung-komingALUN-ALUN LOR- Sablon kilat yang mengambil gambar diri pemesan yang digelar di arena Solo Trade Fair (STF) 2005, sejak 26 Agustus, selalu bikin anak-anak gulung-koming atau ngambek sesampai di depan stan jasa itu. Sebab, di situ banyak anak-anak difoto lalu gambar dirinya tertempel di kaus yang kemudian dikenakan. "Selama kami ikut STF ini, memang kebanyakan anak-anak yang memesan. Namun tidak jarang, yang muda-muda bahkan tua pun ikut pesan," ujar Andi, penjaga stan Coco Sablon, kemarin. Tidak hanya siang, malam pun dua stan sablon kilat yang ada di STF selalu dipenuhi anak-anak bersama orang tua masing-masing. Di stan tersebut, tergantung sejumlah kaus oblong yang bergambar orang-orang berkerumun menunggu kaus kering. Selain itu, di stan dagang dan jasa sablon tersebut juga dihiasi kegiatan pengambilan foto dan ruang studio untuk proses sablon. Kadang-kadang terdengar lucu dan menjadi ger-geran, karena ada anak yang dipandu si tukang foto tetapi sulit memenuhi proses yang diminta, hingga si bocah menangis ketakutan. "Prosesnya kilat, hanya tiga menit. Namun, bahan kaus yang disablon harus dari sini. Harganya bervariasi sesuai dengan ukuran besar badan, dari Rp 12.000-Rp 17.000 untuk dewasa," tutur Andi, yang mengaku punya bos di Surabaya dan 16 tim kerja yang berkeliling di setiap pameran, di Jawa serta luar Jawa. (won-42s) |