logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 September 2005 MURIA
Line

Guru Bantu Minta Jatah 70%

PATI - Dalam mengajukan rekomendasi untuk penerimaan CPNS Kabupaten Pati Tahun 2005, Ketua Forum Komunikasi Guru Bantu (FKGB), Fathoni SPd, mengusulkan, agar dari unsur guru bantu yang diterima sebanyak 70%. Jika jumlah mereka 652 orang, maka sedikitnya ada 202 orang yang bisa diterima.

Adapun sisanya, kata ketua FKGB, bisa diangkat menjadi CPNS pada penerimaan tahap berikutnya. Hal tersebut untuk mewujudkan SK Mendiknas No 173/MPN/KP/2005, tanggal 15 Agustus 2005 tentang pengangkatan guru bantu menjadi CPNS secara otomatis.

Di samping itu, katanya lagi, untuk perekrutan CPNS tenaga guru hendaknya secara teknis menyebutkan, jumlah guru bantu yang akan diterima Pemkab Pati. Berdasarkan informasi Pemkab Pati tahun ini akan menerima CPNS tenaga guru sebanyak 288 orang.

Menurut perhitungan, jika pemerintah akan mengangkat 110.000 guru bantu dari jumlah yang ada sebanyak 236.011, maka jumlah itu sekitar 47% dari seluruh guru bantu yang ada.

"Kalau guru bantu di Kabupaten Pati ada 652 orang, maka angka dari jumlah itu seharusnya 306 orang," ujarnya.

Sementara itu, ketika beraudiensi ke DPRD, Senin (29/8) lalu, Fathoni sempat sewot ketika mendapat sorotan dan kritikan tajam dari Komunitas Masyarakat Sarmin (KMS). Purwanto Hadi, dari KMS mengatakan, meskipun sebagai guru, tapi cara berpikir para guru bantu tersebut dinilai tidak realistis. Sebab, pada saat jam kerja yang seharusnya bertugas mengajar siswa di sekolah, mereka justru berbondong-bondong ke Gedung Dewan.

Namun menurut Fathoni, jumlah mereka yang ikut beraudiensi itu tidak seberapa. Sebab, jumlah guru bantu di Pati 652 orang, tapi yang ke DPRD hanya 100 orang lebih sedikit, sehingga tetap masih banyak yang melaksanakan tugas. (ad-44v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA