| Sabtu, 03 September 2005 | BANYUMAS |
Peduli Alam NusakambanganCILACAP- Pameo yang mengatakan Pulau Nusakambangan sebagai pulau tertutup, sudah seharusnya dihapus. Paling tidak, itu bisa dilihat dari bakal digelarnya Lomba Lintas Alam Pulau Nusakambangan pada Minggu (4/9). Lomba lintas alam yang diselenggarakan oleh Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) Institut Agama Islam Imam Ghazali (IAIIG) Cilacap dan event organizer Lentera Cilacap tersebut, memperebutkan trofi Bupati Cilacap. Hadiah lomba berupa uang pembinaan, total Rp 7 juta. ''Tujuan kami menyelenggarakan lomba lintas alam ini adalah untuk menumbuhkan kepedulian terhadap alam, sekaligus membangun generasi yang peka terhadap lingkungan,'' kata Dwi Muhyidin, dari Lentera. Sekretaris lomba Saban mengatakan, sampai sekarang jumlah peserta mencapai 150 regu dengan masing-masing regu tiga orang. ''Total peserta yang bakal ikut 450 orang,'' kata Saban. Menurutnya, meski dilaksanakan pada Minggu, yang ingin ikut masih memiliki kesempatan untuk mendaftar. ''Pendaftaran masih kami buka sampai Sabtu malam. Yang berminat bisa menghubungi 081327282498,'' tutur Saban. Rute yang akan ditempuh peserta dimulai dari Pantai Karangtengah Nusakambangan, Benteng Pendem, Pantai Karangbandung, Kalipat, dan berakhir di pelabuhan penyeberangan Sodong. Rencananya, lomba dibuka Bupati Cilacap Probo Yulastoro SSos MM. (G21-36s) |