logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Agustus 2005 SALA
Line

Ditinggal Beli Telur Rumah Terbakar

SOLO-Gara-gara meninggalkan kompor gas dalam kondisi menyala Keluarga Bejo Nurut (49) warga RT 3 RW 3 Kampung Dadapsari, Sangkrah, Pasar Kliwon, Senin lalu sekitar pukul 19.00 nyaris kehilangan rumah berikut isinya.

Kelalaian penghuni rumah diduga menjadi penyebab utama malapetaka yang menyebabkan kerugian sekitar Rp 5 juta tersebut.

Bejo Nurut waktu itu meninggalkan rumahnya untuk membeli telur di warung tetangga. Diduga saat pergi kompor gas di dapur yang berada lantai dua dibiarkan tetap menyala.

Saat kejadian Ny Sumiyem (45) istri Bejo serta Iskandar (21) dan Heru (19) anaknya sedang shalat Isya berjamaah di Masjid Al Amanah Sangkrah yang hanya berjarak 50 m dari rumahnya.

Kejadian tersebut membuat panik warga. Terlebih jarak antarrumah di kampung padat penduduk itu begitu rapat, bahkan saling berimpitan.

"Api terlihat dari lantai dua bangunan rumah Pak Bejo. Sebelum nyala api membesar beberapa warga bahu- membahu memadamkan api. Warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan polisi," kata Suratno, Ketua RT 3 RW 3 Kampung Dadapsari.

Api dapat dijinakkan setelah tiga mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Mobil kesulitan masuk karena gang kampung sangat sempit.

Kerja keras petugas pemadam membuat warga bisa menarik napas lega, karena api akhirnya dapat dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya.

Dia mengatakan api diperkirakan dari kompor gas yang meledak karena tipuan angin kencang. Saat itu ia shalat berjamaah. Tiba-tiba banyak orang berlarian dan ternyata rumah Bejo Nurut terbakar.

Sementara itu Bejo mengakui kelalaiannya meninggalkan kompor gasnya dalam kondisi menyala. "Saya ingin membuat telur dadar. Persediaan telur di rumah habis sehingga saya pergi ke warung tetangga. Saat saya tinggal kompor saya nyalakan," ungkapnya.

Akibat kecerobohannya bangunan di lantai dua yang difungsikan sebagai dapur menjadi arang. Lantai pertama dapat diselamatkan berkat bantuan petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga Dadapsari. (G11,san-27)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA