logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Agustus 2005 OLAHRAGA
Line

Galliani Berat ke Milan

MILAN - Dua jabatan Adriano Galliani sebagai Wakil Presiden AC Milan dan Presiden Liga Italia ternyata berdampak buruk pada klub. Demi Rossoneri, dia pun berencana melepaskan kursi Presiden Liga Italia.

Pernyataan itu diungkapkan Galliani setelah Milan ditahan Ascoli 1-1 pada partai perdana Seri A Liga Italia musim 2005-2006.

Hasil seri melawan klub promosi itu memang bukan awal baik untuk tim sekelas Milan. Wajar jika Galliani dan seluruh tim Milan tak puas dengan pencapaian itu.

Namun yang paling membuat hasil tersebut tak dapat diterima adalah keputusan wasit De Sanctis yang meneruskan pertandingan pada saat kondisi lapangan Stadion Del Luca tergenang air lantaran guyuran hujan lebat. Ketika itu Galliani melontarkan kritikan tajam dengan menyebut pertandingan itu seperti permainan polo air.

Pernyataan keras juga dilontarkan Pelatih Milan Carlo Ancelotti. Ancelotti mengakui, kondisi lapangan yang buruk sangat berpengaruh terhadap penampilan para pemainnya.

Serba Salah

Posisi Galliani memang serba salah pada laga itu. Sebagai petinggi Milan, wajar jika dia meminta pertandingan itu ditunda untuk membuka kesempatan pasukan Ancelotti mengembangkan permainan.

Namun sebagai Presiden Liga Italia, dia harus menerima keputusan wasit untuk melanjutkan pertandingan. Dia tak mau dituduh memanfaatkan posisinya untuk membantu Milan.

Karena itu, dia akhirnya berencana meletakkan jabatan sebagai Presiden Liga Italia yang ditempatinya sejak 2002.

"Saya memikirkan untuk pensiun dari jabatan Presiden Liga Italia. Kami sudah menghadapi situasi seperti ini beberapa kali sebelumnya. Banyak sekali situasi dan peristiwa dalam beberapa bulan ini yang membuat saya sadar memiliki dua jabatan bisa merusak Milan," jelas pria berusia 61 tahun itu, kemarin.

Sejak menduduki kursi Presiden Liga Italia, bukan hanya sekali Galliani mengalami dilema. Tak cuma sekali dia diprotes klub-klub peserta Liga Italia. Keputusannnya yang sering dinilai mengguntungkan Milan menjadi alasan kuat pihak-pihak yang ingin menggeser Galliani dari posisinya sekarang. (dtc-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA