| Rabu, 31 Agustus 2005 | NASIONAL |
ANEKA WARTADana Bos dan BKM Rp 857,5 MBANDUNG - Provinsi Jabar kebagian jatah bantuan operasional sekolah (BOS) dan bantuan khusus murid (BKM) dari Program Konpensasi Pengurangan Subsidi BBM sebesar Rp 857,5 miliar. Dana tersebut yang diluncurkan kemarin oleh Gubernur Jabar, Danny Setiawan. Dia mengakui, pemakaian dana tersebut baru akan terasa efektif jika terhindar dari penyelewengan. Untuk itu dia meminta semua pihak melakukan pengawasan dan monitoring yang ketat. Danny juga berharap ada keterbukaan terutama sekolah yang memiliki kemampuan lebih untuk bersikap jujur atas kondisi objektifnya. Dengan demikian dana bantuan tersebut dapat disalurkan ke sekolah lain yang kondisinya kurang bagus. (dwi-46) Tunggu Proses Hukum GROBOGAN- Departemen Dalam Negeri (Depdagri) masih akan menunggu proses hukum yang tengah berjalan terkait kasus pemilihan wali kota/wakil wali kota Depok, Jabar. "Tentu saja yang kami tunggu adalah keputusan hukum yang mengikat," kata Mendagri HM Ma'ruf usai mencanangkan PIN 2005 di lapangan Desa Depok, Kecamatan Toroh, Grobogan, Selasa (30/8). Dia mengatakan, sampai saat ini tatarannya masih di Depok. Karena itu, pihaknya masih akan menunggu proses hukum itu selesai. "KPUD tentu akan lapor dan memberitahukan pada DPRD Depok. Selanjutnya DPRD Depok akan memberitahukan pada Pak (penjabat) Wali Kota. Kemudian Pak Wali ke Gubernur, dan Gubernur ke saya," jelasnya. Sampai saat ini pihaknya masih memonitor dan melihat KPUD sedang melakukan upaya hukum. Pihaknya akan menunggu dan menghargai keputusan hukum tersebut. (G7,H3-46) Anggaran Muswil PAN Membengkak SEMARANG- Anggaran Musyawarah Wilayah (Muswil) II Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Tengah membengkak dari perkiraan awal. Wakil Ketua DPW PAN, Agna Susila SH, Senin (29/8), menjelaskan, semula anggaran yang dirancang hanya sekitar Rp 500 juta. Hasil perhitungan awal, rancangan anggaran membengkak sampai Rp 700 juta lebih. "Anggaran terbesar untuk penginapan para peserta muswil yang akan diikuti sekitar 1.000 orang," kata Humas Panitia Muswil ini. Berbagai upaya, kata dia, telah dilakukan oleh panitia muswil, seperti menginstruksikan kepada seluruh anggota Fraksi PAN di DPRD Jateng untuk iuran. Besar iuran minimal Rp 3 juta setiap anggota fraksi. Iuran itu sifatnya partisipasi. Kalau akan memberi iuran lebih banyak, itu lebih baik. Muswil II PAN akan berlangsung 26 - 28 September mendatang. Sejumlah kandidat calon ketua DPW mulai bermunculan, seperti Khafid Sirotudin, Sugiono, Nurhadi Musthofa, dan Rozak Rais. (G17,G7-46t) |