| Rabu, 31 Agustus 2005 | NASIONAL |
Pembunuh Guru SMK Tiga OrangSEMARANG - Penyelidikan kasus pembunuhan Novi Dwi Kurniasih (26), guru SMK Wira Usaha, Jimbaran, Kabupaten Semarang, menemui titik terang. Pelaku pembunuhan warga Jl Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Semarang, itu diduga kuat berjumlah tiga orang. Identitas mereka sudah di tangan. ''Penyelidikan sudah selangkah lebih maju,'' ujar Kapolwiltabes Kombes Suhartono melalui Kasat Reskrim AKBP Wagisan, semalam. Wagisan belum bersedia menjelaskan lebih lanjut karena proses penyelidikan belum tuntas. Menurut keterangan berbagai sumber, ketiga pembunuh itu sudah tertangkap dan kini mendekam di tahanan Polwiltabes. Hingga semalam mereka masih diperiksa. Ketiga orang itu masing-masing berinisial NT (23) warga Rogojembangan, Tembalang, San (23), dan SW (20), keduanya tinggal di Wonodri Kopen, Semarang. SW adalah sopir angkot yang ditumpangi Novi usai memberi les di sebuah rumah di Jl Depok, Kamis (25/8) sekitar pukul 20.00. Korban yang tidak kenal dengan para pelaku kemudian dibawa berputar-putar. Ia dipaksa menuju sebuah tempat sepi, lalu dinodai. Karena melawan, Novi dianiaya dan dicekik hingga tewas. Mayatnya dibuang di sebuah parit kecil yang terletak di kebun kosong Dukuh Sukeng, Desa Sumberejo, Kaliwungu, Kendal (sebelah timur SPBU Sumberejo). Awalnya, polisi kesulitan mengungkap pembunuhan itu karena minimnya saksi. Namun berkat kejelian anggota Unit Bunuh Culik dan Unit Resmob Polwiltabes, angkot berikut pengemudi yang membawa korban akhirnya ditemukan. Diduga, para pelaku spontan melakukan aksinya. Pembunuhan itu diperkirakan berlatar belakang asusila, bukan perampokan. Seperti diberitakan, saat ditemukan kali pertama oleh seorang pelajar SMP bernama Rosyid (14), mayat korban tertelungkup di parit kering dalam keadaan nyaris tanpa busana, Jumat (26/8) pagi. Saat itu identitasnya tak diketahui. (G3-29v) |