logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Agustus 2005 NASIONAL
Line

Dana Ingub di Blora

Dari Rp 800 Juta, Hanya Disalurkan Rp 175 Juta

SEMARANG - Dari Rp 800 juta dana instruksi gubernur (Ingub) yang seharusnya disalurkan untuk Kelompok Tani Sri Rezeki di Desa Mendenrejo, Kradenan, Blora, ternyata yang disalurkan hanya Rp 175 juta. Demikian hasil laporan tim penyelidik intelijen Kejari Blora ke Kejati, pada 12 Agustus lalu.

Akibatnya, pembangunan rumah dan pengadaan mesin pompa air itu hingga kini belum berfungsi untuk keperluan irigasi, karena belum dibelikan mesin pompa berikut pipa penyaluran air. Proyek pembangunan itu dikerjakan CV Mitra Sejati Semarang dengan direkturnya, Yudiono Lunarno, atas perintah salah seorang anggota DPRD Jateng.

Kepala Kejati, Parnomo SH MH, melalui Asisten Intelijen Kejati, Zulkarnain SH, mengatakan, pihaknya masih meminta Kejari Blora untuk melakukan pendalaman lebih lanjut. Kejari telah mengusulkan status perkara ditingkatkan ke penyidikan, namun dari telaah sementara yang dilakukan, Kejati berpendapat perlu adanya penelitian lebih mendalam.

Selain di Mendenrejo, Kejati juga meminta Kejari agar melakukan penelitian dana Ingub yang juga disalurkan ke Desa Kedungmoyo, Kradenan, Blora.

Yudiono, belum dapat dikonfirmasi. Dihubungi di rumahnya, Jalan Vila Ngaliyan Permai D5 Semarang, dikatakan Yudiono tidak ada di tempat. Sementara itu, dihubungi ke CV Mitra Sejati yang terletak di Puri Anjasmoro, melalui Sekretaris Susilowati menjelaskan, direktur di situ adalah Monica yang akrab dipanggil Ica dan di perusahaan tersebut tidak ada yang bernama Yudiono. Dia mengatakan juga, CV-nya tidak pernah mengerjakan proyek di Blora.

CV Mitra Sejati di Jalan MT Haryono, menurut salah seorang stafnya yang enggan disebut identitasnya, mengatakan hal yang serupa. Di perusahaan tersebut juga tidak ada yang bernama Yudiono. Selaku direktur di perusahaan itu adalah Santoso. "Kami tidak pernah mengerjakan proyek di Blora. Di sini kami mengerjakan alat-alat listrik," ujar staf tersebut.

Demikian pula diutarakan seorang staf CV Mitra Sejati yang terletak di Kawasan Industri Terboyo. "Di sini tidak ada yang bernama Yudiono. Yang kami kerjakan adalah alat-alat listrik, tak ada proyek di Blora yang kami kerjakan," tandas staf tersebut. (yas-34v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA