logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Agustus 2005 SEMARANG
Line

Pelebaran Jalan Tahap Dua Dilanjutkan

  • Diusulkan Rp 6 M untuk Ngaliyan-Mijen

SEMARANG- Secara bertahap pelebaran Jalan Raya Ngaliyan-Mijen dilanjutkan. Jalan tujuh meter itu rencananya akan dilebarkan menjadi 26 meter.

Pelebaran jalan tahap kedua mulai dilaksanakan awal Agustus lalu. Daerah yang dilebarkan mulai dari depan SD Tambak Aji 04 ke utara sejauh 109 meter. Proyek tahap kedua ini didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2005 sebesar Rp 450 juta.

Demikian dijelaskan Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Ir Iswar Aminudin, Selasa (30/8).

Ia menjelaskan, pelebaran Jalan Ngaliyan-Mijen dilakukan secara bertahap. Pada tahap sebelumnya, pelebaran dilakukan mulai dari depan Kantor Kecamatan Ngaliyan, sepanjang 200 meter. ''Sebagaimana tahap kedua, pada tahap pertama didanai APBD tahun 2004 sebesar Rp 750 juta,'' kata Iswar.

Menurut dia, DPU sudah mengajukan alokasi anggaran Rp 6 miliar pada Perubahan APBD 2005, namun anggaran sebesar itu belum cukup untuk membiayai pelebaran jalan sampai tuntas.

Perubahan APBD 2005 saat ini sedang dibahas di DPRD Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang berencana melebarkan jalan itu mulai dari Jrakah hingga Boja sejauh 10 kilometer. Menurut perhitungan DPU, dibutuhkan dana sekitar Rp 70 miliar untuk proyek tersebut. Tambahan anggaran Rp 6 miliar dari Perubahan APBD 2005 hanya sekitar 10% dari total kebutuhan dana. ''Karena itu, setiap tahun DPU mengajukan anggaran pelebaran jalan tersebut,'' lanjutnya.

Sejak 1995

Pelebaran jalan Ngaliyan-Mijen sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 1995. Pada tahun 1997, pemerintah pusat mengalokasikan dana Rp 30 miliar. Namun, dana tersebut gagal dicairkan karena proses pembebasan lahan belum selesai. Kini kondisi itu sudah berubah.

Menurut Iswar, kemacetan lalu lintas di sepanjang Jalan Ngaliyan-Mijen menjadi salah satu alasan pelebaran jalan. Apalagi, Pemkot berkeinginan mengembangkan kawasan pinggiran kota seperti Ngaliyan-Mijen. ''Berkat dukungan masyarakat, pembebasan lahan untuk pelebaran tahap berhasil diselesaikan. Patok-patok Damija (daerah milik jalan-Red) juga sudah dipasang.''

Koordinator Pelaksana Proyek Aris Adiwibowo ST mengatakan, pelebaran jalan tahap kedua hanya sepanjang 109 meter ke arah utara. Daerah milik jalan itu akan dilebarkan mulai dari bahu kiri hingga kanan jalan raya. "Kami ditarget proyek ini hanya berjalan 105 hari. Untuk itu kami kebut pelaksanaannya," paparnya.

Sementara itu, di depan SD Tambak Aji 04 sebuah begu mulai membuat galian inkasing atau mengepras badan jalan. Pada tahap awal, proyek tersebut akan melakukan lapis perkerasan bawah sebagai pondasi yang akan dikerjakan selama dua minggu. Setelah itu akan dilanjutkan dengan lapis perkerasan atas selama satu minggu. "Baru setelah itu akan dilakukan Aspal Treated Base (ATB)," kata dia.

Menurut Aris,beberapa rumah di jalur pelebaran yang belum dibongkar menjadi kendala proses pelebaran jalan. Hal itu dikhawatirkan memengaruhi kinerja CV Bangun Agung selaku pelaksana proyek.

"Selain itu, banyak pohon di tepi jalan yang belum ditebangi," kata dia.

Ia berharap, Dinas Pertamanan dan Pemakaman segera melakukan pemangkasan pohon. (H5,fzm-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA