| Rabu, 31 Agustus 2005 | SEMARANG |
Dikeroyok, Dituduh Serobot WanitaSEMARANG - Ari Wibowo (16) alias Pepes mengalami luka parah di wajah dan kepalanya karena menjadi korban pengeroyokan di Kafe Wijaya Kusuma Jl Ki Mangunsarkoro, Selasa (30/8). Diduga, peristiwa itu terjadi karena korban dituduh hendak menyerobot cewek orang. Hingga siang kemarin, korban masih dirawat di RSI Sultan Agung. Korban mengatakan, peristiwa itu terjadi Selasa dini hari, sekitar pukul 01.30. Kala itu, dia baru saja meluncur dari Kawasan Simpanglima mengendarai Yamaha Jupiter H-6834-S. Dia berniat pulang ke rumahnya. Ketika melintas di depan Kafe Wijaya Kusuma Jl Ki Mangunsarkoro, seseorang memanggilnya. Dia pun menghampiri pemuda yang baru dikenalnya dua hari lalu itu. Pemuda yang tak diketahui namanya itu meminta ditraktir minuman. ''Karena saya tak punya uang banyak, saya akhirnya mentraktir teman saya itu Rp 50.000,'' aku Ari Wibowo. Wanita Sok Kenal Tiba-tiba, lanjut Ari Wibowo, muncul seorang wanita yang bersikap sok kenal dirinya. Wanita itu mengatakan kalau pernah bermain bersamanya di salah satu karaoke dan pub di Jl A Yani, beberapa waktu lalu. Padahal dia merasa tidak pernah mengenal wanita itu. Perkataan wanita itu memancing emosi seorang laki-laki yang diketahui bernama Gentong. Kala itu, Gentong duduk di dekat wanita yang sok kenal dengannya itu. Gentong pun lalu memukulinya, disusul sejumlah pelaku lainnya. Sebuah termos terbuat dari bahan kaca juga dipukulkan ke kepalanya hingga pecah. Wajah dan kepalanya kini terluka parah dan beberapa pecahan kaca menancap di wajahnya. Korban lalu berusaha mengendarai motornya dan segera pulang. Sesampai di rumah, dia dibawa kakaknya ke IGD RSI Sultan Agung. Setelah itu, dia melaporkan kejadian tersebut ke Polwiltabes Semarang. Namun karena kepalanya masih terasa pusing, saat itu juga kakaknya mambawa dia kembali ke rumah sakit untuk menalani rawat inap. (G5-60n) |