| Rabu, 31 Agustus 2005 | BANYUMAS |
Muncul Pemasang Listrik Liar
PURWOKERTO- Kini, muncul pemasang aliran listrik liar. Terbukti, dalam operasi penertiban PT (Persero) PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Purwokerto menemukan tak kurang dari 40 pelanggan dengan meteran listrik tak terdaftar. Mereka mengaku membayar Rp 2,2 juta pada seorang pemasang. Yang mengejutkan, sejak pemasangan instalasi sampai menyala cuma memerlukan waktu sehari. Tentu saja tawaran itu memikat pemilik rumah yang sangat membutuhkan penerangan listrik. Mereka seolah tak peduli harus membayar berapa pun, asal listrik cepat menyala. Warga masyarakat memercayai orang yang menawarkan pemasangan listrik itu karena mereka membawa serta meteran pelanggan. Asisten Manajer Distribusi APJ Purwokerto, Marsupriyanto, kemarin menyatakan pemasangan listrik liar terjadi di Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Wonosobo, Banjarnegara, dan Wangon. ''Sedikitnya ada 40 rumah memasang listrik dengan cara itu. Pemilik rumah mengira pemasang itu petugas PLN. Daya terpasang rata-rata 900 Watt dengan tarif sampai Rp 2,2 juta,'' katanya. Kehilangan Meteran Namun saat dicocokkan dengan data PLN, mereka tak terdaftar sebagai pelanggan. Karena itu termasuk sambungan liar, PLN pun memutus sementara dan meminta pemilik rumah mengurus pemasangan baru sesuai dengan prosedur. APJ Purwokerto pun melaporkan kasus itu ke polisi. Polisi segera melacak si penipu dengan modus baru itu. ''Polisi juga melacak dari mana orang itu mendapat meteran.'' Ketika petugas PLN memperoleh informasi soal pemasang sambungan liar, beberapa pelanggan PLN melapor kehilangan meteran pencatat daya di dinding rumah. Marsupriyanto menuturkan ada orang datang naik Yamaha RX King mengaku petugas PLN. Orang itu membawa contoh meteran listrik dan mengaku hendak mengecek meteran yang lama terpasang. Orang itu, ujar dia, meminta biaya ratusan ribu rupiah. Setelah dibayar, petugas gadungan itu berjanji datang keesokan harinya untuk mengganti meteran dengan yang baru. Namun orang itu tak pernah muncul. Ada pula orang datang dan menyatakan meteran pelanggan tertukar dan perlu diganti. Namun setelah melepas dan membawa meteran, orang itu tak pernah kembali. ''Warga masyarakat perlu waspada dan hati-hati menghadapi penipuan itu. Tanyakan surat tugasnya jika ada orang mengaku petugas PLN.'' Dia menyatakan pemasangan sambungan baru tak mungkin selesai sehari. Biaya pemasangan daya 900 Watt antara Rp 1,5 juta dan Rp 1,8 juta, tergantung pada kabel, sakelar, atau stop kontak yang dipasang. Di Kantor PLN, pelanggan dipersilakan memilih biro teknik listrik yang ditunjuk untuk memasang instalasi. Di APJ Purwokerto ada 17 biro teknik listrik sebagai mitra kerja. ''PLN hanya memasang sambungan dari tiang listrik sampai meter pelanggan. Instalasi di dalam rumah jadi pekerjaan biro teknik listrik.'' (G23-53) |