| Rabu, 31 Agustus 2005 | BANYUMAS |
Semua Dokter Anak Terlibat PINBANYUMAS- Pekan imunisasi nasional (PIN) tahap pertama tahun ini di Banyumas, kemarin, berlangsung lancar. Sekitar 1.905 pos yang disediakan dipenuhi kaum ibu yang mempunyai bayi. Imunisasi gratis itu untuk menghindarkan anak dari kelumpuhan. Pemberian vaksin imunisasi berlangsung singkat karena setiap anak cukup diberi dua tetes. Yang lama justru saat antre dan menunggu vaksin, terutama di tempat terpencil. Pekan imunisasi dicanangkan Bupati Aris Setiono di Balai Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang. Bupati menyatakan target tahap pertama imunisasi polio adalah 126.747 anak berusia antara 0 dan 59 bulan. Di Sumbang sendiri ada 4.587 bayi diimunisasi. Tahap kedua diadakan pada 27 September. Dia meminta seluruh petugas Dinas Kesehatan, dokter, perawat, rumah sakit, dan puskesmas menyukseskan kegiatan itu. Masyarakat pun hendaknya mengawasi. ''Jika ada yang tak beres segera laporkan ke petugas. Petugas juga harus memberikan pengetahuan ke masyarakat mengenai arti penting imunisasi polio.'' Yang Menjalankan Tugas Kepala Dinas Kesehatan dokter Puji Astuti menyatakan sudah mengantisipasi dampak imunisasi dengan menurunkan tim pemantau dan menyiapkan tenaga medis. Seluruh dokter anak di rumah sakit negeri dan swasta serta Dinas Kesehatan dikerahkan. Pekan imunisasi itu, ujar dia, dipantau tim provinsi, elemen masyarakat, serta melibatkan PKK. Pemantau sekitar 70 orang. Adapun kader yang disiapkan 11.750 orang. Sementara itu, di Kecamatan Purwokerto Selatan 5.370 anak diimunisasi. Mereka dilayani di 122 pos di tujuh kelurahan, termasuk pos khusus di Terminal Bus Purwokerto dan Puskemas Purwokerto Selatan. Purwokerto Selatan memiliki pos imunisasi terbanyak dengan kader 758 orang. Mereka terdiri atas 635 kader pos pelayanan terpadu (posyandu) dan 123 kader PKK. ''Minat jadi kader posyandu sangat menggembirakan sehingga kami tak bisa menolak karena mereka ikhlas mengabdi,'' tutur Kepala Puskesmas Purwokerto Selatan dokter Hj Dewi Kiswani, di Posyandu Remujung II RT 1 RW 2 Kelurahan Karangklesem. Pekan imunisasi itu dicanangkan Camat Sugeng Hardojo. Hadir anggota Rotary Club Purwokerto. Setiap pos menerima bantuan spanduk dari Rotary. ''Kami berharap pada putaran kedua September, Rotary memberikan bantuan balon untuk anak di bawah lima tahun yang diimunisasi.'' Namun, kata dia, pos di terminal bus tampaknya kurang diminati. Petugas terpaksa masuk ke atas bus. Penumpang diminta turun untuk mengimunisasi sang anak secara gratis. (G22,P52-53) |