| Senin, 29 Agustus 2005 | KEDU & DIY |
lereng merapiAniaya Istri, DitangkapYOGYAKARTA-Seorang warga Jl Dr Sutomo, Kota Yogyakarta, Gandung (25), Jumat lalu ditangkap anggota polisi Polsektabes Danurejan setelah melakukan penganiayaan terhadap Dessy (23), istrinya. Tersangka ditangkap setelah polisi menerima laporan korban. Menurut Kanit Reskrim, Ipda Ardi Hartana, sejak menerima laporan pengaduan pihaknya langsung mengadakan pencarian terhadap tersangka pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pencarian dipimpin Aiptu Edy Samosir baru berhasil menangkap pada Jum'at lalu ketika tersangka kembali ke rumahnya.(P58-39) Kuliah Perdana S2 IKM UGM YOGYAKARTA- Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) UGM akan menyelenggarakan kuliah perdana pada hari ini (Senin, 29/8) di Auditorium Fakultas Kedokteran UGM. Kuliah pedana itu mengambil tema ''Strategi Penanggulangan Masalah Gizi Buruk di Indonesia'', yang bakal diikuti oleh sekitar 350 mahasiswa baru Program S2 IKM. Menurut Wakil Pengelola Program Studi S2 IKM, Toto Sudargo SKM Mkes, pembicara yang akan tampil antara lain Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas yang akan mengetengahkan revitalisasi Posyandu, Drs Arum Atmawikarta MA (Kabiro Kesehatan Bappenas), Prof dr Hamam Hadi MS ScD (guru besar IKM UGM) dan sebagainya. (P12-39) Dua Pencuri Ditangkap YOGYAKARTA-Petugas gabungan Polsek Tempel, Sleman, Sabtu dinihari lalu (27/8) menangkap dua pelaku pencurian mengaku bernama, Abdul Malik (46) dan Totok (45). Kedua warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah itu, ditangkap petugas Samapta dan Reskrim dalam operasi subuh di kawasan Jl Magelang di wilayah Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman. Dalam keterangannya kepada wartawan Sabtu lalu, Kapolsek Tempel, Iptu Ari Purwanto mengatakan, penangkapan berawal dari laporan warga tentang adanya pencurian hewan ternak kambing menggunakan mobil. Berdasar informasi itu petugas melakukan operasi pencegatan. Ketika dihentikan, petugas melihat gelagat empat orang laki-laki dalam mobil Suzuki Carry yang mencurigakan. Ketika diminta turun dari mobil dua tersangka melarikan diri sekalipun petugas melepas tembakan peringatan. Dari dalam mobil warna biru yang dihentikan, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga merupakan hasil curian. Petugas sedang intensif mengusut kemungkinan kedua tersangka merupakan bagian dari tersangka yang beberapa waktu terakhir sering beraksi di wilayah Polres Sleman(P58-39) Kafe 17 Terbakar YOGYAKARTA - Sebuah tempat mangkal anak muda, Kafe 17 di Jl DI Panjaitan 17 Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa pada kebakaran yang terjadi Sabtu (27/8) dini hari itu. Kebakaran akibat korsleting tersebut diperkirakan mencapai kerugian sekitar Rp 300 juta. Menurut pemilik usaha, Iwan Her Setyadi (33), kebakaran diketahui sekitar pukul 03.00. Ketika itu, dia yang tinggal di rumah sebelah tempat usahanya, mendengar ledakan-ledakan kecil dari salah satu ruangan. Mengetahui api yang sudah merayapi bagian-bagian dalam bangunan tempat usahanya, Iwan dibantu warga sekitar berupaya melakukan pemadaman. Tak lama kemudian, secara berurutan datang empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Yogyakarta dan dari PT Pabrik Gula Madukismo, Bantul. Api baru dapat dikuasai sekitar satu setengah jam kemudian. Menurut Iwan, sesuai dengan aturan, kafenya sudah tutup pukul 22.30. Semua lampu dimatikan, kecuali lampu pengamanan (emergency). Selain menghanguskan sejumlah peralatan band dan televisi monitor, kerugian terbesar diperkirakan dari kayu jati bangunan yang terbakar. Peristiwa itu sedang dalam pengusutan penyidik Polsektabes Mantrijeron dipimpin AKP Aribowo SIK dibantu petugas Poltabes Yogyakarta.(P58-39d) |