| Jumat, 26 Agustus 2005 | SALA |
Ojo LaliTim Penanggulangan Bencana ke SlemanBOYOLALI - Tim Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Boyolali, Sabtu (27/8), akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Sleman berkait dengan peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Tim akan dipimpin Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Linmas), Drs Gintaryo. Dalam kunjungan itu juga menyertakan Camat Selo Drs Luwarno dan dinas terkait. Menurut Luwarno, tim juga akan melihat lokasi pengungsian di Sleman yang dibangun secara permanen. (shj-36h) Seni Pengging Fair di Pasar Pengging BOYOLALI - Warga muda-mudi di sekitar Umbul Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Sabtu (27/8) sekitar pukul 15.00, akan menggelar Seni Pengging Fair 2005. Kegiatan tersebut akan berlangsung di sepanjang jalan Pasar Pengging. Acara ini akan dimeriahkan drumband, reog, karnaval, dan huburan lain. Menurut Ketua Panitia, Kristyawan Budi Cahyanto, kegiatan tersebut guna memeriahkan HUT Ke-60 Kemerdekaan RI. (shj-36h) Sudah 39 Warga Terkena DB WONOGIRI - Masyarakat diminta untuk mewaspadai menyebarnya penyakit demam berdarah (DB), menyusul diketemukannya indikasi adanya penderita di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. ''Kewaspadaan ini harus dilakukan, mengingat penderita yang diduga terjangkiti penyakit DB setiap bulannya selalu ada di wilayah Kecamatan Sidoharjo,'' tegas dokter Widodo, Kepala Sub Dinas Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P3M), Wonogiri. Dokter Widodo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, dokter Sukeksi MKes, Kamis (25/8), mengatakan bahwa warga perlu didorong untuk senantiasa membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Terhitung sejak tujuh bulan terakhir ini, penderita DB di Kabupaten Wonogiri tercatat ada 39 orang. Jumlah ini menurun drastis dibandingkan dengan data kejadian tahun 2004 yang totalnya mencapai 164 orang. (P27-36h) Bersihkan Rumah Temukan Granat KLATEN - Dua buah granat nanas ditemukan di rumah almarhum Letda Pol Ngadiman, di Dukuh Grajegan, Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Klaten, Selasa (23/5). Menurut informasi, granat yang diduga masih aktif itu ditemukan kali pertama oleh Ari Dwi Asih (30), anak Ngadiman. Saat sedang membersihkan rumah, dia menemukan dua granat nanas hitam bernomor 49.R.I dan sebuah openship warna merah kode CMSR di rak bawah lemari buku. Dia pun melaporkan penemuan itu ke Polsek Cawas. Granat yang diduga masih aktif itu, kini sudah diamankan aparat kepolisian.(F5-36a) |