| Jumat, 26 Agustus 2005 | PANTURA |
Enam Preman Ditangkap PolisiPEKALONGAN - Untuk ke sekian kali, anggota Satreskrim Polresta melakukan razia preman. Dalam kegiatan tersebut, Polresta menangkap enam pemuda yang diduga sering meresahkan masyarakat. Keenam orang itu mengaku bernama Fathurohim (28), Juli Setiadi (21), Rudi Salasa (21), Debi Yulianto (23), Apriyanto (20), dan Sutrisno (19). Mereka ditangkap saat melakukan pemalakan terhadap masyarakat di jalan Pati Unus, Kecamatan Pekalongan Timur. Kapolresta AKBP Drs Edy Suyanto melalui Kasatreskrim AKP Umar Sanusi mengatakan, razia dilakukan setelah mendapat laporan dari masyarakat. Mendengar laporan tersebut, pihaknya segera menindaklanjuti laporan itu. Ternyata benar, ketika anggotanya berada di tempat kejadian, para preman sedang melakukan aksinya dengan meminta uang kepada awak angkot secara paksa. Hampir Lolos Melihat tindakan tersebut, anggotanya melakukan penyergapan. Umar Sanusi menuturkan, hampir saja salah satu preman yang tertangkap lolos ketika razia dilakukan. Pemuda itu masuk ke sebuah warung dan meminta tolong kepada pemiliknya. Namun, setelah ditanyakan mengenai keberadaan pemuda tersebut, wanita itu mengatakan bukan anaknya. Selanjutnya Umar menjelaskan, untuk sementara enam orang yang tubuhnya penuh tato itu diamankan di ruang tahanan Mapolresta. Umar mengungkapkan, akibat perbuatanya tersebut, mereka bisa terkena tindak pidana ringan (Tipiring) dan diancam hukuman selama tiga bulan. (H4-52h) |