logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Agustus 2005 OLAHRAGA
Line

Liverpool Satu Grup dengan Chelsea

MONAKO - Juara bertahan Liverpool berada satu grup dengan Chelsea pada babak utama Liga Champions musim 2005-2006. Kepastian itu diperoleh setelah undian yang dilakukan Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) di Monako, kemarin.

Dua klub top Inggris itu ditetapkan masuk Grup G. Liverpool menaklukkan Chelsea pada semifinal Liga Champions musim lalu. Namun di final Piala Liga Inggris The Blues mampu mengalahkan Liverpool.

Sebelum undian, UEFA mengumumkan kapten Liverpool Steven Gerrard sebagai pemain terbaik (MVP) Liga Champions musim lalu. Gerrard ikut menyumbang satu gol ketika klubnya bermain imbang 3-3 dengan AC Milan pada partai puncak. The Reds akhirnya berjaya melalui adu tendangan penalti.

''Ini penghargaan besar dan saya sangat beruntung bisa mendapatkannya,'' tegas Gerrard.

UEFA juga memilih empat pemain terbaik untuk setiap posisi. Kiper terbaik diraih Petr Cech dari Chelsea, sedangkan pemain belakang terbaik diberikan pada John Terry, juga asal Chelsea.

Untuk posisi gelandang, Kaka (AC Milan) menjadi yang terbaik mengalahkan Frank Lampard (Chelsea). Sementara penyerang terbaik diberikan pada Ronaldinho (Barcelona) yang mengatasi Adriano (Inter Milan) dan Andriy Shevchenko (AC Milan).

Everton Terhenti

Dalam pada itu, Everton akhirnya terhenti pada babak ketiga kualifikasi. Pada laga kedua, klub Inggris itu ditundukkan tuan rumah Villarreal 1-2 sehingga secara total kalah 2-4.

Everton yang kalah 1-2 pada partai pertama, hanya mampu mencetak satu gol melalui Mikel Arteta. Sementara klub Spanyol itu menghasikan dua gol lewat Juan Pablo Sorin dan Diego Forlan.

Juga lolos Anderlecht, Glasgow Rangers dan Jerman Werder Bremen. Bremen membuat langkah manis ketika menang 3-0 atas Basel untuk mencetak keunggulan 4-2 secara keseluruhan. Hebatnya, tiga gol wakil Jerman itu tercipta dalam delapan menit pada babak kedua.

Pada pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza yang dimainkan tanpa penonton, tuan rumah Inter Milan bermain imbang 1-1 dengan Shakhtar Donetsk. Hasil itu sudah cukup buat Inter untuk terus melaju.

"Anda tak bisa bermain sepak bola seperti itu. Ini sulit dipercaya,'' ujar Pelatih Inter Roberto Mancini. ''Tim sangat tegang bermain tanpa fans. Ini benar-benar absurd," lanjutnya.

Di Bremen, striker Kroasia Ivan Klasnic memborong dua gol Werder. Satu gol lagi dihasilkan gelandang tim nasional Jerman Tim Borowski.

"Kami melakukan semua dengan benar. Kami mencetak tiga gol penting dan akhirnya lolos,'' ungkap Direktur Teknik Klaus Allofs. (rtr,A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA