logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Agustus 2005 OLAHRAGA
Line

Chrisjon Syukuri Pencabutan Gugatan Sutan

  • Rencanakan Pertarungan di Indonesia

SEMARANG - Pencabutan gugatan yang dilakukan manajer sekaligus pelatih Sasana Bank Buana Mukhlis Sutan Rambing, membuat juara dunia kelas bulu (57,1 kg) WBA Christian Johanes (Chrisjon) merasa lega.

Petinju asal Banjarnegara itu semakin bisa konsentrasi berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya yang akan digelar Oktober mendatang. Rencananya, pertarungan mempertahankan gelar tersebut dilakukan di Indonesia.

"Pencabutan gugatan tersebut patut disyukuri. Itu membuat saya lega sehingga semakin fokus dan tenang berlatih," kata Chrisjon.

Seperti diketahui, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (23/8), Sutan Rambing melalui kuasa hukumnya, Zuchli Imran Putra, Broto Hastono, Edy Sepjengkaria, mencabut gugatan perdata yang ditujukan kepada Chrisjon.

Pencabutan gugatan tersebut dilakukan setelah ada kesepakatan damai antara Craig Christian (manajer sekaligus pelatih Chrisjon) dan Sutan Rambing pada 17 Agustus di Hotel Shangri-la Jakarta.

Dengan pencabutan gugatan tersebut, petinju yang baru saja mengalahkan Tommy Browne (Australia) dengan TKO pada ronde 10 di Australia itu berharap masalahnya dengan Sutan sudah selesai dan tidak ada saling dendam. Hubungan dengan mantan pelatih dan manajernya itu tetap akan dilakukan.

"Jalan damai ini untuk kebaikan kami. Setelah masalah ini selesai, mudah-mudahan tidak ada dendam," katanya.

Akhir Agustus ini, Chrisjon akan berangkat ke Las Vegas, Amerika, untuk berlatih di Sasana Roy Jones Jr bersama pelatihnya Craig Christian.

Namun, di sana dia tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi pertarungan di partai tambahan Roy Jones Jr lawan Antonio Tarver di kelas berat ringan IBO. Craig Christian baru merencanakan pertarungan Chrisjon berikutnya di Jakarta pada Oktober nanti. Soal lawan yang akan dihadapi, suami dari Anna Maria Megawati tersebut belum tahu.

"Pertarungan di Las Vegas nanti sepertinya gagal. Craig ingin pertarungan saya nanti bisa digelar di Indonesia," ungkap petinju yang baru saja dikaruniai bayi putri dengan nama Maria Ferrisha.

Saat ini Chrisjon sedang mengurus visa untuk pergi ke Amerika Serikat. Sambil menunggu visa jadi, dia tidak berhenti latihan, baik fisik maupun teknik. Latihan fisik dilakukan dengan lari setiap pagi. Adapun latihan teknik dilakukan setiap sore di Sasana Suara Merdeka. (H13-28v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA