| Jumat, 26 Agustus 2005 | OLAHRAGA |
Rivalitas di Papan Atas Pengaruhi Zona DegradasiJEPARA- Persijap Jepara harus menerima kenyataan masuk dalam bursa persaingan sangat ketat untuk keluar dari zona degradasi. Di Wilayah II, rivalitas tim-tim papan atas dalam memperebutkan tiket delapan besar sangat berpengaruh pada nasib kesebelasan-kesebelasan papan bawah yang sedang mencari selamat. Faktor nonteknis sedikit banyak akan menghantui tim-tim tersebut, termasuk Persijap. ''Kami akui bayang-bayang 'pertandingan' di luar pertandingan tetap ada, meski sebenarnya ruang untuk ini sangat sempit,'' kata Sekretaris Tim Dharmadi, kemarin. Untuk dua tim yang sekarang menghuni papan atas ,Persik dan Persiba, peluang untuk memperebutkan tiket delapan besar sangat terbuka. Persiba dengan nilai 41 saat ini menghuni peringkat tiga klasemen, hanya terpaut satu poin dari runner up Persipura Jayapura. Tim asuhan Jaya Hartono ini masih menyisakan dua laga away, masing-masing saat melawan Persijap Jepara dan Pelita Krakatau Steel, dua tim yang saat ini menghuni zona degradasi. Fatal Tambahan enam poin akan mengamankan tim berjuluk Selicin Minyak ini melaju mulus menuju babak delapan besar. Sebaliknya, kekalahan atau hasil seri dari Persijap atau Pelita KS menghadapi Persiba, akan berakibat fatal. Untuk peringkat Persik, saat ini persis di bawah Persiba dengan raihan nilai 37. Namun, mereka masih memiliki tiga partai sisa. Satu partai di antaranya adalah bertandang ke kandang Persibom Bolaang Mongondow yang juga berjuang untuk lolos dari degradasi. Satu Partai kandang lagi juga dijalani Persik dengan menghadapi tim yang juga berjuang di bawah, Petrokimia. Anak-anak Kediri juga harus menang untuk memuluskan jalan ke babak delapan besar. PKT Bontang adalah tim papan tengah yang sedikit banyak memiliki peluang lolos ke babak delapan besar bersama Persebaya. Sementara Persema yang baru mengumpulkan nilai 30 juga belum aman seratus persen untuk terhindar dari degradasi. Melihat peta demikian, Dharmadi menilai kans Persijap sangat terbuka andai bisa memenangi duel melawan Persiba dan PKT. ''Saya melihat tidak ada kata lain bagi Pelita KS, Persijap, Persibom, Petrokimia, dan Persema untuk memenangi partai sisa,'' katanya. Jika ini yang terjadi, Persijap akan tergusur ke Divisi I musim depan. ''Kecuali ada satu tim di antara Persibom, Petrokimia, dan Persema, yang salah satunya kalah, maka Persijap akan selamat. Terus terang ini harapan kami, karena seperti inilah petanya,'' tambah Dharmadi. (H15-22) |