logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Agustus 2005 NASIONAL
Line

Aneka Warta

Dana Bos untuk Jatim Rp 822 M

SURABAYA- Anggaran BOS dan BKM yang diterima Jatim tahun ini sebesar Rp 822 miliar. Kamis (25/8), bertempat di kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya, Gubernur Imam Utomo menyerahkan anggaran BOS dan BKM kepada bupati, wali kota, kepala sekolah, dan pihak lainnya yang berhak menerima dana bantuan ini. "Saya minta seluruh bupati dan wali kota turun lapangan untuk mengecek pendidikan di daerah. Jangan sampai ada anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah, khususnya di desa-desa terpencil. Bupati dan wali kota harus turun di lapangan untuk mengecek langsung apakah masih ada anak anak yang tidak sekolah. Kalau memang ada, harus segera dimasukkan sekolah, karena tidak ada alasan lagi tidak mampu bayar uang sekolah," kata Imam Utomo. (G14-46)

Polisi Geledah LP Kedungpane

SEMARANG- Aparat gabungan Polwiltabes kemarin merazia LP Kedungpane. Polisi bermaksud menelusuri dugaan adanya peredaran narkoba dan penggunaan senjata tajam di lingkungan lembaga pemasyarakatan itu. Namun hingga operasi berakhir, tak ditemukan sedikit pun narkotika maupun obat-obatan terlarang.

Polisi hanya menemukan dan menyita belasan senjata tajam, berupa pisau-pisau buatan para tahanan dan narapidana. Hampir seluruh pisau yang rata-rata berukuran kecil dengan panjang sekitar 15 cm itu ditemukan di dapur sel. (G3-46)

Jenazah Umbu Diautopsi 2 Jam

UNGARAN - Jenazah Jaksa Umbu Lage Lozara yang dimakamkan di pemakaman umum Dampu, Kalongan, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis siang kemarin akhirnya diautopsi. Proses bedah mayat itu dipandang perlu dilakukan sebab muncul dua versi penyebab kematiannya.

Tim forensik Universitas Diponegoro dan RSUP dr Kariadi Semarang yang dipimpin dokter forensik Gatot Soeharto selama sekitar dua jam kemarin membedah jenazah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra tersebut. "Dari pemeriksaan luar atau fisik, sementara kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan bekas jeratan," kata Gatot yang dibantu dokter ahli luka Bambang Prameng dan dokter ahli racun Arif Rahmad Sadat dari RSUP dr Kariadi.

Gatot mengatakan, lidah yang terjulur keluar merupakan perubahan-perubahan yang terjadi setelah kematian. Juga bisa disebabkan karena proses pemberian formalin yang tidak sempurna. (H14-46v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA