logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Agustus 2005 NASIONAL
Line

800 Kios di Depok Ludes Terbakar

JAKARTA - Sebanyak 800 kios di Pasar Kemiri Muka, Depok, ludes terbakar. Api mulai menjalar sejak Rabu malam (24/8) sekitar pukul 22.45 dan baru dapat dipadamkan Kamis (25/8) pagi pukul 04.00.

Menurut Kepala Kantor Pasar Kemiri Muka, Aang Muhandar, jenis kios di Blok D, E dan F tersebut antara lain pedagang pakaian, sembako, kosmetik, sayur-mayur, barang kelontong, pedagang daging, dan beras. Diperkirakan kerugian mencapai milyaran rupiah.

"Untuk hitung-hitungannya dan upaya selanjutnya, kami akan rapatkan dulu di kantor Penjabat Wali Kota Depok," ujarnya sambil menambahkan, kerugian ditaksir sekitar Rp 1 milyar. Namun, angka itu belum pasti karena para pedagang masih sibuk membenahi kiosnya yang terbakar.

Menurut Kepala Dinas Kebakaran Kota Depok, Dindin Djunaedi, api baru bisa dipadamkan setelah mendatangkan 20 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan Pemkot Depok dan bantuan dari Jakarta Selatan serta Kabupaten Bogor. Alasannya, Pasar Kemiri Muka yang berlokasi tepat di belakang Depok Mal itu, sulit mendapatkan sumber air.

Korsleting Listrik

Kebakaran yang cukup besar itu sempat membuat petugas pemadam kalang kabut. Mereka disamping sulit mendapat sumber air, karena padatnya kios membuat ruang gerak petugas menjadi terhambat.

Akibatnya, 20 unit mobil pemadam kebakaran keluar masuk dari lokasi kebakaran untuk mengisi air. Hal ini membuat semakin lamanya api dipadamkan, ditambah angin kencang yang membuat kios-kios lain mudah tersambar api.

Selain petugas pemadam, aparat kepolisian bersama warga turut serta membantu memadamkan api yang semakin mengganas itu.

Awalnya, api diduga berasal dari salah satu rumah makan yang kompornya meledak. Namun ada juga saksi mata yang melihat asal api dari korsleting listrik dari sebuah kios di Blok F. (bu-48v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA