| Jumat, 26 Agustus 2005 | BANYUMAS |
Gubernur Siapkan Rp 370 JutaPURWOKERTO - Gubernur Jateng Mardiyanto menyiapkan dana sekitar Rp 370 juta untuk mengantisipasi dampak kemarau dan kekurangan air bersih di wilayah Banyumas-Pekalongan. Kepala Badan Koordinasi Pembangunan Lintas Kabupaten/Kota (Bakorlin) Wilayah III Banyumas-Pekalongan, Drs Tjipto Hartono, kemarin mengatakan, di wilayahnya sudah ada kabupaten yang mengajukan permohonan bantuan pengiriman air bersih bagi desa yang sudah kekurangan air bersih akibat kemarau. ''Kabupaten yang sudah mengajukan permohonan bantuan itu adalah Cilacap dan Pemalang. Dengan dana dari Gubernur yang disalurkan melalui Bakorlin III, mulai Rabu (24/8) sudah dikirim bantuan air bersih ke desa yang membutuhkannya,'' jelas Tjipto. 96 Kecamatan Di Kabupaten Cilacap, bantuan air bersih tersebut dikirim ke Bantarsari dan Nusawungu, sementara di Kabupaten Pemalang dikirim ke wilayah Belik dan Pulosari. Untuk ke Cilacap disiapkan dua mobil tangki, demikian juga untuk Pemalang. Dalam sehari bisa dikirim hingga tiga rit. Tjipto mengatakan, selain Kabupaten Cilacap dan Pemalang, kabupatan lain di wilayah Bakorlin III juga banyak desa/kecamatan yang menjadi daerah rawan kekeringan dan air bersih. Menghadapi dampak kemarau itu, dengan dana sekitar Rp 370 juta yang berasal dari provinsi tersebut, kabupaten/kota yang sebagian wilayahnya mengalami kesulitan air bersih, bisa mengajukan bantuan air bersih melalui Bakorlin. Berdasarkan data yang masuk ke Bakorlin III, dari 11 kabupaten/kota yang ada, hanya Kota Pekalongan yang tidak memiliki daerah rawan kekeringan. Sementara itu, dari 10 kabupaten/kota lainnya yang mengalami kekeringan, terdata 96 kecamatan terdiri atas 531 desa dengan jumlah kepala keluarga 299.536 keluarga. (G23-55h) |