SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 25 Agustus 2005

BANGKOK - Pemimpin junta militer Jenderal Than Shwe, Rabu kemarin diisukan telah didepak oleh Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar Jenderal Maung Aye. Sejumlah laporan memberikan kesan Than Shwe telah disingkirkan oleh orang nomor dua di junta militer itu.

TOKYO - Negara-negara Asia tidak akan mengabaikan kepentingan AS saat KTT regional akhir tahun ini. Namun, Asia menganggap Presiden AS George W Bush tidak perlu diundang sebagai peninjau.

WASHINGTON - Eropa membatalkan perundingan 31 Agustus dengan Iran. Sedangkan, Amerika Serikat masih tetap ngotot bahwa Iran memiliki program senjata nuklir kendati temuan para tim ilmuwan menunjukkan bahwa bekas-bekas uranium di Iran berasal dari peralatan milik Pakistan yang sudah terkena uranium.

BAGDAD - Kalangan Suni Irak menentang keras draf konstitusi baru, Rabu kemarin. Kemungkinan besar, rancangan undang-undang dasar itu hanya didukung kubu Syiah dan Kurdi dalam pembahasan di parlemen pekan ini. Para pemimpin Suni mengadakan konferensi pers di Bagdad, sementara demonstrasi-demonstrasi menentang draf UUD

MANILA - Kekuatan kelompok oposisi di parlemen makin lemah Rabu kemarin setelah beberapa wakil rakyat mencabut kembali nama mereka dari daftar mosi impeachment terhadap Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo.

LIMA - Sebuah pesawat penumpang jatuh di wilayah hutan Amazon di Peru timurlaut Rabu dini hari kemarin, akibat diterjang badai. Sedikitnya 70 orang tewas dalam kecelakaan itu.

CANBERRA - Perdana Menteri Australia John Howard membikin jengkel umat muslim di negara itu. Sebab, Howard mendukung mata-mata dilibatkan untuk mengawasi masjid-masjid di Australia. Dia mengemukakan hal itu hanya beberapa jam sebelum melepas pasukan elite Australia yang akan diterjunkan di Afghanistan.

JERUSALEM - Israel dan Mesir merampungkan perjanjian mengenai penggelaran polisi Mesir di sepanjang perbatasannya dengan Gaza. ''Telah tercapai kesepakatan penuh dengan Mesir,'' kata Amos Gilad, delegasi Israel anggota tim perundingan, Rabu kemarin.

PRISTINA - Pakar forensik PBB mulai menggali 41 kuburan di Pristina, ibu kota Kosovo. Kuburan itu diyakini berisi kerangka warga Serbia yang hilang setelah pasukan Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tiba enam tahun lalu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA